Cakrawala News
Portal Berita Online

Kabut Tebal, Dugaan Penyebab Jatuhnya Helikopter Pengangkut Legenda NBA Kobe Bryant

JAKARTA, CAKRAWALA.CO – Hingga hari ini penyeldikan atas kecelakaan helikopter Sikorsy S-76 yang mengangkut legenda NBA Kobe Bryant dan putrinya Gianna Maria Onore serta 7 penumpang lainnya, masih terus dilakukan pihak NTSB, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat.

Dikutip dari siaran ESPN di Youtube (28/1),  dugaan kuat helikopter mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk berupa kabut yang sangat tebal. Seorang saksi mata warga Calabasas California bernama Scott Daehlin mengatakan, hari Minggu (26/1) pagi itu, kabut di sekitar lokasi kecelakaan sangat tebal dan sangat sulit untuk penglihatan.  Sebelum terjadi kecelakaan ungkap Daehlin, ia mendengar adanya helikopter melintas di atasnya, namun ia sama sekali tidak dapat melihat keberadaannya.

Dari keterangan otoritas bandara setempat, Minggu pagi itu helikopter yang mengangkut Kobe Bryant, berangkat dari Oranye County Los Angeles menuju  Thousand Oaks mengantarkan putrinya Gianna bertanding basket di Mamba Academy. Beberapa menit sebelum kecelakaan, petugas menara pengawas bandara kehilangan sinyal di monitor radar karena helikopter terbang terlalu rendah.   Kepada pers, juru bicara NTSB,  Jeniffer Homendy mengatakan, pihaknya tidak berani berspekulasi apakah pilot seharusnya tidak terbang pada saat kondisi kabut tebal, karena penyelidikan masih berlangsung (ESPN. 28/1).

Ara Zobayan, Pilot Helikopter Sikorsky S-76 (ESPN, 28/1)

Pilot helikopter diketahui bernama Ara Zobayan, yang juga meninggal dalam kecelakaan tersebut. Ia diketahui  sebagai pilot helikopter berpengalaman lebih dari 20 tahun dan memiliki jam terbang yang tinggi.  Sedangkan helikopter Sikorsky S-76 yang jatuh merupakan buatan tahun 1991. Akibat kejadian tersebut perusahaan jasa angkutan udara Island Express Holding Corp memutuskan menggrounded semua penerbangan yang menggunakan helikopter Sikorsky S-76. ***Redaksi Nasional.

%d bloggers like this: