Cakrawala News
Portal Berita Online

Kabag Kesra Sidoarjo Akan Menarik Buku Yasin dan Tahlil yang Menimbulkan Polemik

0 17,163

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO –Polemik beredarnya buku Yasin dan Tahlil bergambar  foto Bupati non aktif, Saiful Ilah langsung mendapat respon dari Kabag Kesra Kabupaten Sidoarjo, Zainul Arifin. Pihaknya mengaku ada kekeliruan namun tidak ada unsur kesengajaan dan akan menarik buku tersebut.

Dikarenakan ada permintaan atau banyaknya masukan dari tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo untuk diadakan kirim doa Yasin dan Tahlil kepada Wakil Bupati, Nur Ahmad Saifuddin, maka kita akomodir  kegiatan tersebut di Pendopo Kabupaten selama 7 hari.

“Terkait dengan bacaan buku Yasin dan Tahlil yang di situ terpampang foto pak bupati Saiful Ilah Non aktif bersama Almarhum Wakil Bupati Nur Ahmad Saifuddin, buku itu hasil cetakan 3 tahun yang lalu,” kata Zainul Arifin kepada cakrawala.co, Senin 24 Agustus 2020

ads bukopin

Masih dikatakan mantan Sekertaris Bakesbang Pemkab Sidoarjo. “Memang selama ini kita gunakan buku tersebut jika ada kegiatan yasinan, jumat legi di pendopo. Itu buku lama di cetak saat jamanya Kabag Kesra Pak Hadi. Nanti malam (hari ini Senin 24/08)  kita sudah tidak pakai buku yasin dan tahlil itu lagi akan kita ganti,” ujar Zainul Arifin.

Dengan beredarnya buku Yasin dan Tahlil bergambar foto bupati non aktif, mendapat respon dari berbagai pihak. Diakui oleh Kabag Kesra setelah kegiatan Yasin dan Tahlil di pendopo Kabupaten, dipimpin Dr. KH, Sholeh Khosim, Katib PCNU Sidoarjo dan KH. Amirudin Munim. Dirinya mendapat komplain dari beberapa pihak untuk mengganti buku tersebut.

“Tadi malam ada yang telp saya. Namun saya pastikan tidak ada unsur kesengajaan apalagi jika dikait-kaitkan dengan politik. Saya mohon maaf, dan kita pastikan tidak akan beredar lagi. Namun perlu diketahui saat Almarhum pak Budiman, Kabag Protokol meninggal juga menggunakan buku Yasin dan Tahlil itu, saat itu tidak ada yang komplain,” tutur Zainul Arifin. (Win)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.