Cakrawala News
Portal Berita Online

Jurnalis Pasee Gelar Doa Bersama Untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

CAKRAWALA.CO-LHOKSEUMAWE – Wartawan dari berbagai media dan lintas organisasi wilayah tugas Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara (Wartawan Pasee) menggelar doa dan zikir bersama di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Kamis (4/10).

Doa dan zikir yang berlangsung Kamis, 4 Oktober 2018 pukul 20.00 WIB sebagai bentuk solidaritas para jurnalis bagi korban gempa, terutama keluarga Jurnalis yang meninggal dalam peristiwa gempa bumi magnitudo 7,4 skala richter (SR) dan Tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September 2018 lalu.

Puluhan Jurnalis yang tergabung dalam JPFC, Kamis (04/10) menggelar zikir dan dia bagi para keluarga jurnalis dan korban gempa serta tsunami di Palu dan Donggala.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Jurnalis Pase Foot Ball Club (JPFC) tersebut, dipimpin oleh Tgk Ikhwan Syah. Koordinator Zikir yang juga Ketua Umum JPFC, Rachmad YD mengatakan, kegiatan sosial sekaligus amal zikir dan doa bersama yang diselenggarakan bertujuan mendoakan para korban terutama keluarga rekan rekan Jurnalis dan korban keseluruhan di Palu dan Donggala yang meninggal dunia dalam peristiwa gempa dasyat dan Tsunami yang terjadi pada Jumat lalu.

“, Semoga niat tulus dan doa beserta zikir yang kita sedekahkan, diterima oleh Allah, dan ucapan terimakasih saya sampaikan kepada seluruh rekan-rekan jurnalis yang hadir dari Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe,” kata Rahmad, fotografer LKBN Antara itu.

“Doa dan zikir ini kita niatkan untuk Palu dan Donggala, informasi yang kita dapat, jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 1.407 orang, dan sebanyak 519 korban telah dimakamkan secara massal di TPU Paboya, selain korban meninggal, jumlah korban luka berat juga terus bertambah menjadi 2.459 jiwa. Bahkan sebanyak 113 orang dilaporkan hilang, 152 orang tertimbun, dan 65.733 rumah rusak berat, semoga apa yang kita doakan juga menjadi amalan untuk kita semua,” ujar Rahmad.

Suasana zikir dan doa di Tribun Utama Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe.

Rahmad menambahkan, dalam doa dan zikir bersama ini juga diniatkan pahalanya untuk para syuhada jurnalis yang meninggal dunia dalam peristiwa gempa dasyat dan gelombang Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

“Doa bersama ini juga kita niat kan untuk para syuhada wartawan Aceh, dan sekitar sekitar 170.000 warga Aceh meninggal dunia saat terjadi Tsunami Aceh, dan sekitar 250.000 orang di 13 negara meninggal dalam bencana tsunami Aceh,” katanya.

Acara zikir diakhiri dengan doa ini, dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media ini, berlangsung sangat khidmat.Bahkan sebagian wartawan meneteskan air mata mengenang peristiwa gempa dan tsunami yang pernah melanda Aceh pada tahun 2004 silam lalu.(MS)

%d bloggers like this: