Jokowi Siapkan Solusi Nasib Habib Rizieq

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- meninggalkan Indonesia ke Arab Saudi. “Secara khusus saya pernah diundang oleh Presiden Jokowi yang khusus beliau menanya Habib Rizieq ini,” ujar Yusril di Gedung Transmedia, Jakarta (CNN Indonesia, Sabtu (24/2).

Seperti kita ketahui, polisi menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka chat mesum dengan Firza Husein, dengan bukti chat-nya tersebar di media sosial. Tapi hingga kini polisi belum menemukan bukti siapa pembuat chat itu. Kasus ini menjadi energi bagi masyarakat untuk melontarkan tuduhan bahwa polisi melakukan kriminalisasi ulama, sebagai cara polisi menghentikan langkah Habib mengorganisir aksi yang berjilid-jilid itu.

Yusril mengklaim pertemuan yang dilakukan empat mata itu membahas pokok kasus hukum yang melibatkan Rizieq. Ia mengaku sudah menceritakan seluruh hal secara detil kasus itu kepada Jokowi.

Kemudian Yusril menawarkan solusi agar polisi menerbitkan SP3 atau surat penghentian penyidikan, atau memberikan amnesti (pengampunan) dan abolisi (penghapusan penuntutan).

Kalau SP3, polisi akan kehilangan muka karena telah mentersangkakakn Habib tapi tidak ada buktinya. Sementara . Karena itu amnesti lebih mudah karena itu hak presiden dan tinggal meminta persetujuan DPR.

Usai pertemuan itu, Yusril mengaku Jokowi berencana membahas masukan untuk menerbitkan amnesti bagi Rizieq dengan seluruh anak buahnya. Jadwal pertemuan direncanakan seminggu lagi, namun samapi berminggu minggu bahkan berbulan-bulan belum ketemu lagi.

Meskipun demikian Yusril menilai Jokowi bukan orang yang Islamophobia. Sikap Jokowi selama ini hanya merupakan bentuk kegagalan memahami agama Islam dan Pancasila.

Salah satu kegagalan itu terlihat ketika Jokowi menyebut agama harus dipisahkan dari negara dan politik. Padahal dalam sejarah, Pancasila merupakan kompromi antara dua golongan, yakni golongan agama dan nasionalis. (fur/UCnews).

Facebook Comments
%d bloggers like this: