Cakrawala News
Portal Berita Online

Joki Balapan Liar “Kucing-Kucingan” Tidak Dirazia Mereka Beraksi

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Balapan liar di akhir pekan kembali marak, kali ini Jl. Raya A. Yani hingga dekat jembatan Jenggolo, Kecamatan Sidoarjo marak dibuat ajang balapan liar, Minggu pagi 23 Februari 2020.

Meski diberikan sanksi dan penyitaan kendaraan, ternyata tak ada jeranya bagi pembalap liar, bahkan kasus balap liar sering terjadi di Sidoarjo apalagi di Malam Minggu. Bahkan pihak Polresta Sidoarjo tak henti-hentinya melakukan cipta kondisi dan razia target anak-anak yang bandel balap liar.

Hal tersebut cukup meresahkan masyarakat, dan mengganggu warga yang tengah beristirahat saat malam hingga dini hari, tak hanya itu kasus tersebut juga mengganggu pengendara yang lain, karena banyak pembalap liar yang memodifikasi kendaraan dengan suara yang bising.

Tak jarang kasus balap liar juga memakan korban jiwa. Seperti halnya terjadi pada Imam penjual sayuran warga Durungbedug Candi, ia menjual dagangannya ke pasar Gedangan, saat melintasi jalan Jenggolo pernah terserempet oleh pembalap liar hingga terjatuh.

“dulu saya pernah di tabrak sama anak-anak yang sedang balapan, saat saya melintasi jalan Jenggolo ini, makanya kalau ada balapan seperti ini saya harus hati-hati, walaupun saya merasa was-was takut ketabrak lagi mas,”tuturnya.

Banyak sekali masyarakat mempertanyakan hal tersebut, kenapa balap liar ini tidak pernah jera. Seperti para pembalap “kucing-kucingan” dengan polisi ketika kondisi sepi tidak ada razia mereka beraksi.

Sampai sekarang agenda balap liar semakin marak tanpa ada rasa jera sedikit pun.”Saya berharap adanya solusi permasalahan terkait kasus balap liar ini, agar masyarakat pengguna jalan lainnya tidak merasa was-was saat mengemudikan kendaraannya,” ucap Try warga Buduran Sidoarjo. (Rizal/Win)

%d bloggers like this: