Cakrawala News
Portal Berita Online

Jika Kolom Kosong Menang, Pilwali 2020 Ini Dia Yang Akan Maju Berikutnya

40

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Polemik pilkada kolom kosong melawan calon tunggal di pilwali kota makassar 2018 menjadi perhatian publik mulai dari lingkup kota Makassar hingga menjadi perhatian di ibukota Jakarta, pasalnya baru kali ini pilkada calon tunggal dikalahkan oleh kolom kosong.

Pemilihan calon Walikota dan wakil Walikota Makassar yang di isi calon tunggal yakni Munafri Arifuddin berpasangan dengan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) melawan kolom kosong yang sebelumnya di isi oleh Danny Pomanto dan Indira mulyasari (DIAmi) yang akhirnya didiskualifikasi akibat melanggar peraturan KPU terkait fasilitas negara yang digunakan saat berkampanye.

Appi-Cicu calon tunggal yang melawan kolom kosong ini sebentar lagi harus menerima putusan KPU kota Makassar yang santer terdengar kabar bahwa Pilwali kota Makassar dimenangkan oleh kolom kosong dengan selisih tipis perolehan suara.

ads bukopin

Appi sapaan calon walikota tunggal yang juga CEO club sepak bola Makassar yakni PSM Makassar ternyata adalah keluarga salah satu pejabat negara dan besan pengusaha besar di Sulawesi selatan. dan Andi Rachmatika Dewi atau Cicu adalah keluarga mantan Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin harus kalah melawan kolom kosong tanpa kandidat.

Pilwali Makassar yang memiliki hanya calon tunggal harus kalah dengan kolom kososng kini menjadi perhatian public di kota Makassar hingga pusat, karena seorang calon tunggal harus tumbang dengan kolom kososng.

Diketahui, calon tunggal Appi-Cicu ini memiliki 10 mesin partai besar yang berkuasa di kota Makassar, dan hanya 1 partai yang tersisah di gedung parlemen kota Makassar dan harus kalah melawan kolom kosong.

Baru-baru ini, ketua Umum partai Nasdem Surya Paloh mengatakan depan publik bahwa kekalahan pasangan tunggal yang memilik banyak kendaraan partai di kota makassar adalah pembelajaran untuk pengurus partai dalam memilih kader untuk maju di pilkada kepala daerah.

“Saya pikir itu tamparan ya. Bagaimana kita lawan kotak kosong dan kotak kosong yang lagi menang. Ya tetapi di sinilah sebenarnya hikmahnya bahwa suatu proses pembelajaran politik yang baik sesuai menurut kita,” ungkap Surya Paloh, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dibalik kemenangan kolom kososng di pilwali Makassar ternyata banyak politikus hingga pejabat publik mempersiapkan diri untuk maju di pilkada berikutnya di tahun 2020 jika putusan KPU kota makassar mengumumkan kemenangan kolom kosong.

Politikus dan pejabat yang santer terdengan akan maju kembali di pilwali 2020n yakni Wakil Walikota Makassar Syamsu rijal (Deng ical), kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi selatan Irman Yasin Limpo (None) dan beberapa pejabat kota makassar dan anggota DPRD Kota Makassar lainya.

Salah satu calon yang sudah mempersiapkan diri untuk maju di 2020 yakni adik dari mantan Gubernur Sulawesi selatan yakni Irman Yasin Limpo (None), diketahui None adalah mantan calon Walikota Makassar 2014 lalu yang memiliki posisi kedua dari rivalnya Danny Pomanto-Syamsu Rijal.

None Yang saat ini menjabat sebagai Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan sempat mengatakan akan maju di pilkada 2020 jika kolom kosong dinyatakan menang oleh KPU kota Makassar.

“2020 kita coba lagi lah untuk maju” ungkap None di Grand Himawan,sabtu (30/06/2018) kemarin.

Majunya None di pilwali kota Makassar mendatang akan mengundang para penantang lainya untuk ikut maju menguji kekuatan di kota Makassar. dengan ini artinya Pasangan Petahana Danny Pomanto-Indira Mulyasari memiliki banyak pesaing dan penantng di pilwali 2020 nantinya (Rez)

Comments are closed.