Cakrawala News
Portal Berita Online

Jenazah Warga Muslim Pasien Covid-19 Berhak Mendapatkan Pemakaman Sesuai Syariat, Ini Caranya

0 129

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Banyak warga takut tertular jika ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 (virus Corona) meninggal dunia di wilayah mereka. Bahkan di beberapa daerah, ada jenazah yang mendapatkan penolakan saat akan dimakamkan. Ini karena warga takut tertular virus mematikan tersebut.

Pemulasaran jenazah Covid-19 berbeda dengan pemulasaran jenazah biasa. Untuk itu, lembaga bahtsul masail Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (LBM PCNU) Kabupaten Madiun, menggelar sosialisasi penulasaran jenazah Covid-19 (virus Corona), kepada lader NU di tingkat desa.

Ketua LBM PCNU Kabupaten Madiun, Ahmad Walid Fauzi mengatakan, kegiatan ini digelar karena keresahan warga terutama keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia, yang diperlakukan tidak sesuai dengan syariat Islam. Terlebih tentang video proses pemakaman yang sembrono dan tidak manusiawi banyak beredar di media sosial.

ads bukopin

“Kita prihatin dengan banyak beredarnya video pemakaman jenazah Covid-19, yang dinilai sembrono. Padahal jenazah warga muslim, berhak mendapatkan hak untuk dimakamkan sesuai dengan syariat islam,” tegas Ahmad.

Dalam kegiatan tersebut tidak hanya sosialisasi saja, namun sejumlah kader NU juga mempraktekkan tata cara penanganan pasien meninggal positif Covid-19 dengan mengenakan APD lengkap. Seperti cara memandikan, mengkafani, mensholatkan hingga menguburkan.

Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Amam Santosa mengatakan, melalui sosialisasi ini para kader NU maupun tim medis memiliki standarisasi yang benar tentang bagaimana penanganan jenazah pasien Covid-19 (virus Corona), baik di lingkungan Rumah Sakit maupun di lingkungan masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini memang diharapkan, ada standarisasi penangan jenazah pasien Covid-19 yang benar, baik oleh kader NU maupun petugas kesehatan,” kata Amam.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.