Cakrawala News
Portal Berita Online

Jelang Relokasi Pedagang Sanjai, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Bukittinggi Siapkan Lokasi Respresentatif

0 126

BUKITTINGGI, Cakrawala.co – Pasca kedatangan pedagang pasar ke Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi dan DPRD Bukittinggi beberapa waktu yang lalu, terkait dengan polemik pedagang lama dengan yang berdagang saat ini, telah diuraikan dengan kunjungan kerja dinas terkait dan Komisi II DPRD Bukittinggi di akhir Mei 2022 lalu.

Sebagaimana diketahui di bahagian sisi sebelah kiri bangunan pasar atas, telah berdiri tenda 2×2meter sebanyak 70 unit, yang dihibahkan oleh Telkomsel.

Tenda tersebut diperuntukkan bagi pedagang kerupuk sanjai. Dengan adanya informasi yang kurang dianggap jelas oleh para pedagang, sebelumnya perwakilan pedagang juga telah mendatangi kantor DPRD kota Bukittinggi untuk meminta penjelasan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Koperasi dan UKM bersama Anggota Komisi ll DPRD kota Bukittinggi juga telah meninjau langsung lokasi lapak pedagang tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dan Perdagangan Kota Bukuttinggi, Nauli Handayani mengatakan, kunjungan ini adalah rencana relokasi pedagang sanjai, semua pedagang sanjai akan difasilitasi untuk mendapatkan tempat yang representatif, ucap Nauli Handayani, Sabtu 4 Juni 2022.

Sementara itu, sesuai rencana, akses jalan yang menuju arah los lambung juga akan di bongkar dan dikembalikan pada fungsinya yaitu akses jalan. Untuk yang tidak berjualan sanjai juga akan kami carikan tempat berjualan yang layak, sambungnya.

Terkait dengan lokasi yang tersedia saat ini, pedagang lama tentu akan kita fasilitasi, jika memang setelah hasil verifikasi dan validasi mereka berhak untuk berjualan. Selama ini mereka tidak berjualan karena tidak ada tempat, dan itu akan kami carikan solusinya, tukuk, Nauli.

“Bagi pedagang yang sudah melakukan loting beberapa hari lalu, tetap lanjut berjualan dan bersamaan nanti dengan mereka yang tidak berjualan selama ini, akan tetapi memenuhi kriteria punya kartu kuning, sudah membayar retribusi akan kami akan cek kembali,” jelas Nauli.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD, Edison Katik Basa mengatakan, kita memastikan kondisi pasar secara umum, khususnya kelompok pedagang sanjai.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan masih ada yang perlu ditertibkan, dan informasi dari dinas terkait juga sudah memiliki gambaran yang jelas, di tenda ini akan ditempatkan pedagang sanjai dengan hak yang sama.”ujarnya.

Disini kita namakan “zona sanjai” semua pedagang sanjai kita tempatkan disini. Jadi pedagang lama yang diprioritaskan dan harus dibuktikan dengan sah.

Ini tinggal menunggu waktu karena validasi data ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun pemerintah punya database nya, terangnya

Anggota DPRD Komisi II lainnya, Erdison Nimli juga menuturkan, pada prinsipnya setiap pengaduan ke DPRD kita tampung dan kita verifikasi lalu disampaikan ke Pemerintah Daerah. Selanjutnya, bersama – sama kita mencari solusi untuk mengatasi persoalan yang terjadi, ujarnya. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.