Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Jelang Ramadhan, Antusiasme Ziarah Kubur Warga Bogor Menurun

0 117

BOGOR JAWA BARAT CAKRAWALA.CO–;Beberapa hari jelang Ramadan antusiasme pengunjung yang biasanya melakukan nyekar (tabur bunga) dan ziarah kubur di taman pemakaman di Kota Bogor sepi. Hal itu berimbas pada berkurangnya pemasukan para penjaga dan pedagang bunga di area makam.
Ini tampak di tempat pemakaman umum (TPU) Blender, Tanah Sareal, Kota Bogor. TPU tersebut terlihat sepi dari pengunjung pada Sabtu (10/4/2021), atau tiga hari menjelang Ramadan.

Suhermi (57) pedagang kembang di area TPU hanya bisa pasrah dengan kondisi ini. Sebanyak 30 bungkus kembang yang dijajakannya hanya laku 5 bungkus saja. Itupun dibeli oleh satu keluarga yang berziarah pada Sabtu pagi.

Kata dia, masa pandemi jelang Ramadan saat ini omzet penjualan bunga bagi pengujung yang melakukan ritual nyekar berkurang. Berbeda dengan 2 tahun lalu, sebelum Covid-19.

Saat itu, selama satu minggu 50 ikat bunga ludes setiap harinya.

“Dari satu ikat bunga, saya untung Rp 2.000. Penjualan turun pada masa pandemi Covid-19,” tutur Suhermi dengan sedih.

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu petugas makam M. Soleh (61). Menurutnya, tahun ini memang tak banyak peziarah yang datang. Meski begitu, jumlahnya sedikit meningkat dibandingkan dengan awal pandemi Covid-19 tahun lalu.

“Sekarang (peziarah) sekitar 40%. Awal covid cuma 10%. Tapi begini enggak ramai,” ucap Soleh.

Kata dia, hal itu juga berdampak pada pemasukan uang saku sebagai penjaga makam. Biasanya, saat banyak peziarah maka penjaga makam akan diminta tolong membersihkan kuburan dengan upah Rp 10.000 hingga Rp 25.000.

“Dulu kita harus panggil orang tambahan untuk ikut bantu bersih-bersih kuburan. Saat ini, peziarah hanya 1 keluarga setiap hari,” katanya.

Biasanya, area pemakaman yang memiliki luas sekitar 8 hektar ini kerap ramai dikunjungi peziarah sepekan jelang bulan Ramadan. Saat ini, yang banyak hanya pedagang makanan dan kembang musiman.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemakaman Dinas PUPT Kota Bogor Toto Gunarto mengkui ritual nyekar dalam masa pandemi saat ini berkurang. Dari 4 TPU di Kota Bogor, peziarah yang datang nyekar tidak sampai puluhan orang dalam satu pekan.

“Sebetulnya ada peningkatan dari awal pandemi Covid-19, tapi jumlahnya memang masih sedikit,” tambah Toto.***( Abizar / Cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.