Cakrawala News
Portal Berita Online

Jelang Penilaian Adipura, Hj. Nurhelmy Savitri Komandoi Kerja Bakti Membersihkan Trotoar Jln Percetakan Negara II

Tampak Dalam Gambar, Warga Masyarakat dan Pedagang Sedang Mengikuti Kerja Bakti Dimonitor Langsung Camat Johar Baru, Hj. Nurhelmy Savitri

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Jelang penilaian adipura tahun 2019, Camat Johar Baru, Hj. Nurhelmy Savitri bersama stakeholders dan pemangku wilayah serta ratusan personil gabungan mengikuti aksi bersih-bersih melalui kerja bakti massal, pada kegiatan Rabu Tertib yang dilaksanakan kemarin, Rabu (27/11/2019).

Sebanyak kurang lebih 200 personil gabungan dilibatkan untuk membersihkan dua titik kawasan yang di pusatkan dibilangan Jalan Percetakan Negara II dan Kramat Jaya Baru. Aksi gotong royong membersihkan trotoar dan bahu jalan dikomandoi langsung Camat Johar Baru, Hj. Nurhelmy Savitri didampingi Wakilnya Dicky Suherlan dan Sekretarisnya Djaharudin.

“Kegiatan kerja bakti massal seperti ini, sebenarnya sudah sering dilakukan bersama warga masyarakat dan pedagang. Tujuannya agar wilayah Johar Baru tetap bersih dan kinclong,” ucapnya di lokasi.

Ia menjelaskan, perlu diketahui bahwa kegiatan bersih-bersih seperti ini juga bukan semata-mata karena ada penilaian Adipura.

“Intinya, kami mengajak warga masyarakat dan pedagang untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tertib berdagang. Ada sekitar kurang lebih 200 personil yang dilibatkan pada kegiatan kerja bakti massal ini,” paparnya.

Lanjut mantan Sekcam Tanah Abang ini menerangkan, untuk wilayah Kecamatan Johar Baru, memang sedang dilakukan penilaian titik pantau Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

“Jadi di wilayah Kecamatan Johar Baru terdapat dua titik pantau antara lain, lingkungan kantor Kelurahan Johar Baru dan penilaian Pasar Johar Baru. Namun demikian, seluruh perlintasan yang dilalui titik pantau juga dilakukan pembenahan sebagai upaya untuk mendongkrak nilai,” jelas Nurhelmy.

Sementara, Kasatpol PP Kecamatan Johar Baru, Rojikin menambahkan, pada kegiatan kerja bakti massal, personil yang diterjunkan terdiri dari aparat kelurahan dan kecamatan, Satpol PP, Dishub, Damkar, SDA, BM, Kehutanan, PPSU, warga masyarakat dan pedagang.

“Dari 300 pedagang yang terdata, hanya 16 pedagang yang tidak mengikuti kegiatan kerja bakti massal,” ucap Rojikin.

Sedangkan, 16 pedagang yang tidak hadir, kata Rojikin pada saat kerja bakti dengan berbagai macam alasan. Akhirnya KTP pedagang disita lalu, kemudian membuat pernyataan untuk lebih peduli serta meningkatkan gotong royong menjaga kebersihan dilingkungan. (Van)

%d bloggers like this: