Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Jelang Lebaran Stok LPG di Banyumas Dipastikan Aman

0 28

PURWOKERTO.JATENG.CAKRAWALA.CO – Ketersediaan dan penyaluran LPG di wilayah Banyumas jelang hari raya Idul Fitri tahun ini dipastikan aman. Hal tersebut disampaikan oleh marketing Operation Region (MOR) IV PT Pertamina (Persero), dalam keterangan persnya, Selasa (19/05/2020).

Pjs General Manajer Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah mengungkapkan, peningkatan konsumsi sebesar 2 persen selama Ramadan dan jelang Idul Fitri telah diprediksi oleh Pertamina.

“Rata-rata harian normal penyaluran LPG saat ini di Banyumas berkisar di angka 159 MT (Metric Ton) dan akan naik menjadi 163 MT. Jumlah tersebut tidak berbeda jauh dari Ramadan dan Idul Fitri tahun 2019 yang berkisar di angka 160 MT per hari,” ujar Johan.

Johan menambahkan, untuk stok LPG yang berada di Fuel Terminal Pertamina saat ini dalam kondisi aman sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat saat hari raya nanti. Sementara guna mengantisipasi jika terjadi lonjakan permintaan LPG khususnya ukuran 3 kg bersubsidi (PSO), Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap patuh pada aturan yang telah ditetapkan dan tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan LPG.

“Jika nantinya terjadi lonjakan permintaan, Pertamina bersama pemerintah daerah dan instansi terkait akan berkoordinasi untuk mengalokasikan pasokan tambahan dengan tidak mengurangi jumlah kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” ungkap Johan.

LPG 3 kg atau biasa disebut gas melon, hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin atau tidak mampu. Sehingga Pertamina berharap kepada warga masyarakat yang memiliki kondisi ekonomi yang baik dapat menggunakan LPG non subsidi yaitu varian bright gas.

Saat ini di wilayah Banyumas Pertamina memiliki lebih dari 1.136 pangkalan LPG. Harga Eceran Tertinggi LPG 3 kg bersubsidi per tabung sesuai aturan pemerintah daerah adalah sebesar 15.500 rupiah. Harga tersebut diperuntukkan bagi agen dan pangkalan yang berada di wilayah dalam radius penyaluran Stasiun Pusat Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE).

Sedangkan wilayah yang berada jauh dari SPPBE akan ditambah dengan ongkos distribusi namun tidak lebih dari 17.000 rupiah per tabung. Bila terdapat pangkalan Pertamina yang menjual di atas harga HET maka konsumen dapat melaporkannya ke aparat setempat atau melalui kontak Pertamina 135.

Di saat pandemi Covid 19 ini, Pertamina telah memiliki layanan pesan antar atau delivery service untuk memudahkan masyarakat mendapatkan produk BBM dan LPG. Konsumen dapat menghubungi kontak Pertamina 135 untuk memesan produk BBM seperti Pertamax series dan LPG bright gas.

“Kontak 135 juga kami sediakan bagi konsumen yang ingin memberikan masukan dan saran kepada Pertamina agar kami dapat memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan,” pungkas Johan. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: