Cakrawala News
Portal Berita Online

Jelang Kampanye Pilwali Makassar, Sejumlah Serangan Politik Mulai Bermunculan

39

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Perhelatan politik pilwali Makassar sisa menghitung bulan, sejumlah serangan politik hingga black campain telah bermunculan di suasana tahun politik 2018.

Salah satu serangan politik di pilwali Makassar, yakni saat penggeledahan ruangan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (KBPKA) pemerintah kota Makassar yang di warnai dengan munculnya yang diduga salah satu pendukung paslon balon Walikota Makassar.

Perempun yang berjilbab merah muda (pink) ini mengacukan salam satu jari yang juga simbol dari paslon lainya.

ads bukopin

Salam satu jari yang dilakukan perempuan ini saat penggeledahan kantor Balaikota Makassar belakangan diketahui adalah istri mantan lurah yang meminta pensiun dini karena diberhentikan oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Menurut anak dari perempuan yang melakukan salam satu jari ini mengatakan bahwa ini salah satu bentuk dukungan terhadap kepolisian untuk menuntaskan tindak pidana korupsi di pemerintah kota Makassar.

“Saya dukung tim tipikor geledah kantor Balaikota, karena banyak tindak pidana korupsi terjadi dikantor tersebut. Terkait dengan orang tua saya mendatangi kantor balaikota saat penggeledahan, itu bukan kali pertama dia datang, cuman pas tim tipikor polda sulsel datang orang tua saya juga hadir di tempat tersebut.” ujar anak perempuan yang melakukan salam satu jari.kamis (18/1/2018)

Sejumlah orang yang melihat tingkah unik pendukung Paslon dari rival petahana Danny Pomanto ini sempat mengatakan kata-kata “apa hubungannya salam satu jari dengan pemeriksaan kantor”.

Dalam pertarungan pilwali Makassar 2018 ini hanya menyisahkan 2 pasangan calon yang akan bertarung untuk memperebutkan kursi Walikota Makassar 2019-2024, yakni pasangan petahana Danny Pomanto -Indira Mulyasari (DIAmi) melawan Munafri Arifuddin – Rahmatika Dewi (Appi-Cicu). (Rez)

Comments are closed.