Cakrawala News
Portal Berita Online

Jelang Idul Qurban, Pesanan Golok Naik 30 Persen

91

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Masa-masa jelang perayaan Idul Qurban seperti saat ini adalah masa panen bagi pandai besi di Jalan Sunan Giri Gang 4 Kelurahan Kawisanyar Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Iksan (64 tahun) bersama dua orang rekannya yang telah lanjut usia, setiap hari bekerja memenuhi pesanan golok, pisau dan aneka kebutuhan alat-alat pemotong daging lainnya.

Satu-satunya pandai besi yang masih tersisa di Kecamatan Kebomas tersebut mengaku saat ini pesanan alat pemotong daging meningkat 30% dibanding hari biasa. Namun, peningkatan ini lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 60%. “Memang pesanan saat ini naik tapi jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya” ujarnya (Rabu, 19/7/2017.)

Menurut Iksan, penyebabnya karena lebaran Idul Qurban saat ini berbarengan dengan tahun ajaran baru sekolah dan peringatan Hari Kemerdekaan yang berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. “Jadi, penghasilan pandai besi itu tergantung penghasilan masyarakat. Kalau penghasilan mereka naik, kita juga naik,” ungkapnya.

Pelanggannya yang biasanya pesan 7 pisau saat ini hanya pesan 3 bilah saja, bahkan sejumlah pelanggannya memilih mengasah kembali pisau bekasnya dari pada harus membeli yang baru.

Meski demikian, Iksan terpaksa menambah jam kerja untuk memenuhi naiknya permintaan. Jika biasanya mulai bekerja jam 07:00 hingga 16:00 saat ini Iksan mulai bekerja jam 06:40 WIB hingga 16:30 WIB.

Selama ini, Iksan memproduksi hasil kerajinan berupa Pisau, Golok, Parang, Arit, Kapak dan lain sebagainya dengan harga bervariasi mulai Rp. 12.000,- hingga Rp. 150.000,- tergantung jenis golok.

Sejak menggantikan orang tuanya sebagai pandai besi pada tahun 1974, Iksan konsisten menjaga kualitas produksi, terutama bahan baku yakni baja bekas berkualitas. “Saya tidak main-main dengan kualitas produk, karena itu saya mampu bertahan 43 tahun sebagai pandai besi’, pungkasnya.****ZEN

Comments are closed.