Cakrawala News
Portal Berita Online

Jelang HUT RI ke 74, Pemkab Bulukumba Gelar SKJ Era 80an

BULUKUMBA, CAKRAWALA.CO – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tahun 2019, Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar lomba Senam Jadul 2018 yang diikuti oleh siswa SD, SMP, dan SMA se Kabupatrn Bulukumba.

Senam Jaman Dulu (Jadul) ini adalah Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang populer pada tahun 1984 silam, yang pada tahun 2018 yang lalu Kementerian Pemuda dan Olahraga telah memodifikasi dan melaunching untuk dimassalkan kembali di seluruh tanah air.

Panitia pelaksana lomba, Andi Akhmad Natsir mengatakan lomba tersebut merupakan program dari Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memasyarakatkan olahraga rekreasi, khususnya SKJ yang telah dimodifikasi.
“Tujuan kegiatan ini untuk membudayakan kembali olahraga senam di kalangan siswa di semua tingkatan satuan pendidikan, baik SD, SMP, maupun SMA, sehingga senam jadul ini bisa secara rutin dilaksanakan di sekolah masing-masing,” ungkap Andi Acci sapaan akrab Andi Akhmad Natsir.

Selain itu, tambah Acci kegiatan lomba ini juga untuk menyeleksi peserta yang akan mewakili Kabupaten Bulukumba pada lomba Senam Jadul tingkat provinsi nantinya.

Sementara itu, Tomy Satria Yulianto menyampaikan bahwa salah satu prioritas pemerintah adalah mempersiapkan dan memastikan sumber daya manusia Bulukumba mampu berkompetisi di masa mendatang. Salah satu variabel yang harus dipenuhi itu adalah generasinya harus sehat jasmani dan memiliki kecerdasan kognitif yang mumpuni.

“Selain menggerakkan aspek motorik, juga diharapkan senam jadul ini menggerakkan aspek kognitif. Oleh karena hasil studi menyebutkan bahwa gerakan senam bisa menambah oksigen ke otak, sehingga ini sangat membantu siswa saat menerima pembelajaran,” kata Tomy saat membuka lomba di lapangan Pemuda, Senin 12 Agustus 2019.

Tomy berharap, setiap sekolah tidak hanya mempraktekkan senam jadul ini untuk kepentingan lomba, namun bagaimana senam jadul bisa dibudayakan kembali.

“Membudayakan senam di sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk generasi yang sehat,” kunci Tomy.

Sebanyak 30-an peserta mengikuti lomba senam jadul. Setiap peserta yang terdiri dari 7 siswa menampilkan kemampuannya dalam mempraktekkan senam Jadul 2018 ini. Sebelumnya pihak Dikpora pada bulan Februari -Maret 2019 yang lalu telah mensosialisasikan ke sekolah- sekolah gerakan senam jadul yang telah dimodifikasi tersebut.(Is)

%d bloggers like this: