Cakrawala News
Portal Berita Online

Jamwas Kejagung RI Sidak Kejari Sidoarjo Menuju WBK dan WBBM

0 27

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Kejaksaan Negeri Sidoarjo mendapat Inspeksi Mendadak (Sidak) Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, M Yusni. Sidak ini dalam rangka persiapan penilaian Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Menuju WBK Kejari Sidoarjo hingga Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM). Kejari Sidoarjo memiliki sejumlah pelayanan publik yang mengutakanan transparasi dan kemudahan.

“Kami turun (sidak) ini untuk menilai Kejati dan Kejari yang siap dinilai dan sudah diusulkan masuk WBK,” ujar M Yusni, Selasa 29 Oktober 2019 usai sidak di ruang Pelayanan Tilang.

ads bukopin

Dalam Sidak itu, M Yusni didampingi Kepala Kejati Jatim, Mohamad Dofir. Selain itu juga didampingi Kepala Kejari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono dan para staf Kejagung, Kejati Jatim dan Kejari Sidoarjo.

Lebih jauh, Yusni menguraikan Pelayanan Tilang di Kejari Sidoarjo cukup baik. Menurutnya lantaran dalam melayani para pengambil barang bukti tilang cukup hanya dalam waktu 1 menit sudah selesai. Selain itu, juga ada pelayanan antar barang bukti tilang di Kejari Sidoarjo.

“Nah, sejumlah pelayanan itu akan dinilai Menpan RB. Termasuk pelayanan pengambilan barang bukti. Kalau perkara sudah diputuskan berkekuatan hukum tetap harus segera dieksekusi,” imbuhnya.

Bagi Yusni jika Kejari maupun Kejati di Jatim mendapatkan penghargaan WBM maka harus ditingkatkan menjadi WBBM. Karena itu pihaknya mewanti-wanti jangan sampai ada praktik dan tindakan oknum Kejari atau Kejati.

“Kalau ada oknum (korupsi) maka akan menurunkan grate dan bahkan bisa dicabut gelar WBK maupun WBBM yang sudah diraih dari Kemenpan RB itu. Karena sudah ada sebagian Kejari dan Kejati yang sudah WBK. Bahkan Jampidsus dan Diklat Kejagung sudah WBBM semua,” tegasnya.

Dalam penilaian itu, ada 6 kreteria menuju WBK maupun WBBM. Salah satunya selain pelayanan adalah masalah pengawasan. Bahkan seluruh pelayanan harus diringkas untuk memudahkan masyarakat.

“Karena itu, rencananya Jumat besok seluruh Kajari se Jatim akan kami kumpulkan di Kejati untuk breafing. Sekaligus memaparkan masing-masing layanan dan kinerjanya. Karena kami tidak bisa langsung mendatangi masing-masing Kejari. Sekaligus akan kami sampaikan pesan Jaksa Agung baru di acara internal itu,” tutupnya. (Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.