Cakrawala News
Portal Berita Online

Jangan Takut Kehabisan BBM, Libur Nataru Pertamina Siapkan 47 SPBU Kantong di Jawa Bagian Tengah

0 126

PURWOKERTO.JATENG.CAKRAWALA.CO- Antisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama libur Natal dan tahun baru, PT Pertamina (Persero) menyiapkan sebanyak 47 SPBU kantong di wilayan Jawa bagian tengah, terutama di sekitar tempat wisata.

Pjs Unit Manager Communication, Relatons and CSR Pertamina Jawa Bagian Tengah, Arya Yusa Dwicandra, kepada awak media melalui siaran pers mengatakan, SPBU kantong merupakan istilah bagi mobil tangki dengan kapasitas penuh, yang disiagakan di SPBU-SPBU tertentu.

“Sehingga jika terjadi lonjakan konsumsi tinggi, dan kemacetan di sekitar SPBU, maka mobil tangki tersebut secara cepat akan menambah stok pada SPBU tersebut,” terang Arya.

Selain SPBU kantong, pihaknya, lanjut Arya, telah menyiagakan stok BBM jenis Gasoline hingga 12.600 Kiloliter (KL) per harinya. Jumlah tersebut naik sebesar delapan persen dari rataan harian normal yaitu 11.750 KL per hari. Namun, jika dibandingkan hari raya natal dan tahun baru 2019, jumlah tersebut berada 11 persen dibawah rataan harian tahun lalu yaitu sebesar 14.000 KL.

Arya menjelaskan, penurunan prediksi konsumsi BBM jenis gasoline natal dan tahun baru kali ini diakibatkan pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

“Meski di masa pandemi, namun Pertamina tetap mengaktifkan Satgas Natal dan Tahun Baru yang telah dimulai semenjak tanggal 7 Desember 2020 lalu dan akan berakhir pada tanggal 10 Januari 2021,” ungkap Arya.

Terkait produk LPG, Arya menjelaskan, tahun ini diperkirakan masih sama dengan Satgas di tahun sebelumnya yaitu ada peningkatan sebesar 10 persen untuk LPG jenis PSO (3kg) dan 11 persen untuk LPG Non Subsidi atau Non PSO.

“Peningkatan tertinggi LPG kami prediksi akan terjadi di tanggal 22 Desember 2020 jelang Hari Raya Natal dan 29 Desember 2020 jelang tahun baru. Namun, tentunya kami mengimbau kepada konsumen agar menyiapkan stok LPG di beberapa hari sebelum tanggal tersebut sebagai antisipasi kesediaan stok di pangkalan kami,” ungkap Arya.

Sementara, untuk di Kabupaten Banyumas sendiri, dari data Pertamina, rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline di kabupaten Banyumas saat ini berada di angka 440 KL per hari, angka tersebut masih di bawah rata-rata konsumsi harian pada saat sebelum pandemi.

“Angka rata-rata konsumsi harian di bulan Januari berada di angka 522 KL per hari,” kata Arya.

Untuk jenis gasoil, Arya menerangkan, rata-rata konsumsi harian saat ini berada di angka 189 KL per hari. “Angka tersebut juga masih di bawah konsumsi normal pada sebelum pandemi yaitu di angka 200 KL per hari pada bulan Januari-Februari,” imbuhnya.

Berbeda dengan produk BBM, untuk bahan bakar LPG, Arya menuturkan konsumsinya cenderung stabil meski ada pandemi. “Rata-rata konsumsi harian saat ini berada di angka 175 MT per hari, angka tersebut meningkat dari sebelum pandemi yang berada di angka 160 MT dikarenakan LPG merupakan kebutuhan sehar-hari meskipun ada pandemi sekali pun,” pungkas Arya. (cakrawala.co/ Bayu Noer)

Leave A Reply

Your email address will not be published.