Cakrawala News
Portal Berita Online

Janda di Hamili Perangkat Desa, Warga Gelar Demo

0 891

PONOROGO, CAKRAWALA.CO – Ratusan warga Desa Purwosari Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Selasa 10 November 2020 gelar Demo di Balai Desa setempat karena salah satu perangkat desanya ada yang menghamili seorang janda di Desanya.

Ratusan warga Desa Purwosari, Babadan, Ponorogo itu Demo menuntut Kasi Pelayanan Mesenianto yang telah menghamili janda 2 anak itu untuk di Pecat karena sudah mencoreng nama baik Desanya.

Dalam aksinya, warga masyarakat dan para pemuda itu menginginkan untuk dipecatnya Kasi Pelayanan tersebut oleh Kepala Desa karena perbuatannya tersebut. Warga juga mengancam, kalau hari ini tidak ada keputusan untuk dipecat atau mengundurkan diri, maka warga akan menggelar aksi yang lebih besar lagi ke Balai Desa dan Kecamatan Babadan.

ads bukopin

Masa Aksi sempat kesal karena lamanya tidak ada tanggapan dan keputusan dari Kepala Desa, dan akhirnya masyarakatpun merangsek masuk dan mendobrak pagar besi desa Purwosari yang di jaga ketat oleh Polisi.

Koordinator Aksi Andik Hermanto mengatakan,”jadi ada salah satu warga kami hari ini, seorang janda hamil dan yang menghamili itu adalah Perangkat Desa Sukosari dari Kasi Pelayanan. kami mengharap perangkat desa tersebut untuk mengundurkan diri dari jabatannya, karena dia sebagai tokoh sebagai panutan dan kami tidak ingin ini terulang-ulang kembali, dan kami tidak ingin perangkat-perangkat yang lain mengulang hal-hal yang sama,”ungkapnya.

Andik Hermanto juga menambahkan,”Salah satu tuntutan kami adalah hak perlindungan anak nanti kedepannya seperti apa ketika itu nanti dilahirkan, jadi selain itu jangan sampai anak yang dilahirkan itu nanti jadi terlantar dan kedepannya anak itu nanti sampai umur 18 tahun harus di tanggung oleh perangkat tersebut,”tambahnya.

“Selain itu kami harapkan beliaunya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kasi Pelayanan Desa Purwosari. Sebenarnya dia juga sebagai Gapoktan, dia juga tokoh dan di organisasi SH kami juga menuntut untuk melepaskan atribut organisasi, mori akan kami minta, karena itu sudah melanggar pepacuh organisasi yang dia emban saat ini. Karena dia sudah mencemarkan nama organisasi dan nama desa kami utamanya,”terang Andi.

Kepala Desa Purwosari, Sukatman mengungkapkan terkait Aksi Demo dari warganya,”masyarakat sampai seperti ini wajar, karena ya demi kebaikan desa Purwosari dan ini tadi Pak Meseni mengakui semua kesalahannya dan mau bertanggungjawab dan dia juga siap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kasi Pelayanan Desa Purwosari,”ungkapnya.

Kepala Desa juga menerangkan,”pengunduran diri secara resmi itu belum bisa, karena itu kan ada aturannya sesuai dengan aturan pemerintah. Jadi saat sekarang yang bisa dilaksanakan adalah hanya surat kesanggupan pengunduran diri yang bertanda tangan diatas materai terhitung hari ini,”terangnya.

Setelah masa aksi menunggu sekitar 2 jam, akhirnya masa aksi menerima sebuah keputusan bahwa Kasi Pelayanan Desa Purwosari telah membuat surat pernyataan untuk mengundurkan diri dan di bacakan langsung oleh Kepala Desa Sukosari di depan masa aksi. (Sus)

Leave A Reply

Your email address will not be published.