Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Jamaah Haji Asal Sulut Diwajibkan Pulang Ke Manado

MANADO.CAKRAWALA.CO,- Sedikitnya 885 jamaah Haji dan petugas asal Sulawesi Utara, akan tiba pekan depan di bandara Sam Ratulangi Manado. Dengan rincian kloter 12 tiba di Manado pada tanggal (14/9/2019), dan untuk kloter 13 akan tiba di Manado pada tanggal (16/9/2019). Kedua kloter ini akan tiba jam 6.00 pagi.

Hal ini diungkapkan Plh Kabid Haji Suharto Rondo, menjelaskan juga namun sebelumnya, kloter 12 dijadwalkan, tiba di embarkasi Balikpapan pada tanggal 13 september pukul 8 pagi, setelah itu tanggal 14 september dini hari mereka persiapan menuju Manado.

Sedangkan untuk kloter 13, dijadwalkan mereka tiba di embarkasi Balikpapan pada tanggal 14 september pukul 14.00 Wita. Dan khusus kloter 13 akan menginap sehari di embarkasi Balikpapan, dan pada tanggal 16 september dini hari mereka akan mempersiapkan keberangkatannya ke Manado.

“Jadi kloter 12 tiba pada tanggal 14 dan kloter 13 tiba pada tanggal 16 kedua kloter tiba pada pagi hari,” jelas Suharto Rondo Plh Kabid Haji Kemenag Sulut.

Tapi Rondo menjelaskan, sesuai dengan pengarahan dari Kepala Kemenag Sulut, Abdul Rasyid, bahwa semua Jamaah Haji yang tiba di embarkasi Balikpapan diwajibkan pulang ke Manado.

Pasalnya, di tahun-tahun sebelumnya ada beberapa Jamaah Haji setelah tiba di embarkasi Balikpapan, mereka pulang ke daerah masing-masing. Bukan lagi kembali ke Manado.

“Sesuai dengan pengarahan dari Kepala kantor Agama Sulut, semua Jamaah Haji asal Sulut diwajibkan semuanya pulang ke Manado, jika ada Jamaah Haji yang ada urusan keluarga di daerah lain, Pak Kemenang menghimbau harus pulang ke Manado tak terkecuali,” tegas Rondo.

Diberlakukan peraturan ini, menyusul adanya temuan sekitar 50 Jamaah Haji di manado kloter 13, yang bukan asal dari Manado tapi diduga dari Sulawesi Selatan Makassar.

Seperti diberitakan sebelumnya, di kelurahan Banjer lingkungan V kecamatan Tikala, saat pelepasan haji ternyata di kelurahan tersebut sebanyak 50 warga yang naik haji. Setelah ditelusuri hanya beberapa jamaah yang berasal dari kelurahan Banjer. Dan yang terbanyak dari luar daerah Sulawesi Utara yakni berasal dari Sulawesi Selatan Makassar. (***) dianra.

 

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: