Cakrawala News
Portal Berita Online

Jalin Silaturahmi, Grup FB ‘Ngacaprak Sunda’ Gelar Kopdar

0 66

CIAMIS JABAR CAKRAWALA.CO  – Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dimanfaatkan untuk berbuat hal-hal positif. Hal ini seperti dilakukan grup penggiat media sosial Facebook ‘Ngacaprak Sunda’.

Grup yang berisi member orang-orang Sunda ini, menggelar Kopi Darat (Kopdar) di salah satu tempat wisata, di Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020).

Sebanyak 300 orang (member) lebih, hadir dalam acara ini. Mereka datang dari berbagai kota di Jawa Barat seperti Bandung, Cikarang, Karawang, Tasikmalaya, Garut, Kuningan, Majelengka, Kota Banjar, Pangandaran, dan tuan rumah Ciamis.

Ketua panitia acara, Bunda Ayu mengatakan, keberadaan teknologi harus bisa dimanfaatkan secara positif, seperti menjalin silaturahmi antar orang Sunda. Menurutnya, di grup FB ‘Ngacaprak Sunda’ ini, para anggota bisa berbagi informasi, bercanda, berjualan, dan saling suport.

“Dulu anggotanya sedikit dan hanya puluhan orang, ternyata yang ingin bergabung makin banyak hingga ribuan akun. Bahkan, melalui grup ini banyak teman alumni sekolah, tetangga bisa ketemu dan bersilaturahmi lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa grup ‘Ngacaprak Sunda’ ini memang selalu kompak. Untuk itu, Ayu mengajak kepada seluruh anggota bersama-sama mengembangkan grup supaya bisa bermanfaat bagi semua.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua member ‘Ngasun’ yang sudah datang ke acara Kopdar ini. Disini kita membahas ‘Ngasun’ ke depan akan seperti apa. Apakah hanya sekedar untuk ajang cuap-cuap aja di grup atau mau dibentuk pengurus ke depan sehingga semuanya jelas dan bermanfaat untuk semua,” jelasnya.

Masih kata Ayu, peserta Kopdar yang hadir bukan hanya dari grup fb Ngacaprak Sunda saja, melainkan grup-grup fb Sunda lainnya pun hadir dalam acara ini.

“Semoga kegiatan Kopdar ini bisa semakin mempererat tali silaturahmi,” katanya.

Tidak hanya Kopdar saja, dalam kegitan ini panitia pun menggelar pengajian dan bakti sosial, yakni menyantuni Lansia dan Anak Yatim. Sebanyak 10 Lansia dan 10 anak yatim mendapat santunan masing-masing Rp 75.000.

“Kami ingin berbagi dengan mereka, semoga bisa bermanfaat,” pungkasnya.***Hermanto

Leave A Reply

Your email address will not be published.