Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Jalan rusak, Puluhan Seniman Yogyakarta Galang Dana Bangun Jalan

JOGJAKARTA CAKRAWALA.CO ,-  Sejumlah seniman dari Yogyakarta yang selama ini melakukan aktifitas berkreasi di kawasan Kampumg Edukasi Watulumbung Bukit Parangtritis Bantul Yogyakarta menggalang dana untuk memperbaiki jalan yang rusak parah di Dusun Duwuran Desa Parangtritis Kretek bantul Yogyakarta yang masih berada di kawasan Kampung Edukasi Watulumbung.

Penggalangan dana dikoordinir oleh Penggagas dan pendiri Kampung Edukasi Watulumbung M Boy Rifai. Dana dari Para seniman Yogyakarta tersebut diserahkan kepada Warga Dusun Duwuran Desa Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta untuk membuat jalan dengan cor semen. Hal tersebut dilakukan lantaran selama ini akses jalan warga tersebut luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Bantul.

” Karena tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah maka Kami para seniman yang sering mendengar warga mengeluh jalan rusak parah, maka kami menggalang dana. Alhamdulillah dana terkumpul cukup lumayan untuk membuat jalan dari Cor semen. Lumayan jalan cor semen ini bisa membantu agar jalan tersebut bisa dilalui kendaraan sepeda motor dan sepeda dengan aman,” ungkap M Boy Rifai.

Dana yang dikumpulkan oleh para Seniman tersebut telah diserahkan kepada perwakilan warga yang sedang Gotongroyong memperbaiki Jalan. Dana diserahkan oleh Seniman Patung Yusman didampingi sejumlah seniman lukis dan teater serta seniman – seniman lainnya.

” Kamis serahkan dana yang tidak begitu banyak ini untuk membuat jalan sementara agar jalan ini bisa dilalui dengan aman,” ujar Yusman saat menyerahkan dana bantuan seniman untuk perbaikan jalan.

Dalam beberapa hari terakhir ini, Puluhan santri dari Pondok pesantren Rohmatul Umam Kretek Bantul Yogyakarta diminta oleh Pengelola Kampung Edukasi Watulumbung Desa Parangtritis, Muhammad Boy Rifai untuk mengikuti Gotong Royong memperbaiki jalan yang rusak dengan cara membersihkan batu – batu besar yang berserakan di tengah jalan yang rusak. Aksi gotong royong juga diikuti oleh para seniman yang selama ini sering melakukan kegiatan di kampung edukasi Watulumbung.

Boy Rifai mengatakan, aksi gotong royong gabungan dari perbagai elemen masyarakat itu karena prihatin melihat disejumlah titik di jalan tersebut rusak parah.

“Saya bersama adik adik santri dari Pondok pesantren Rohmatul Umam, para sastrawan, teaterawan, para pelukis dan pematung hari ini datang kesini di jalan yang rusak parah di Dusun Duwuran Desa Parangtritis Bantul yang kebetulan tidak diperhatikan oleh pemerintah, untuk kita perbaiki bersama,” ujarnya.

M Boy Rifai yang lebih akrab dipanggil mbah Boy menjelaskan perbaikan salah satu titik jalan yang mengalami rusak parah panjangnya mencapai sekitar 100 meter, akan dilakukan perbaikan dengan cara cor blok. Sementara itu, kegiatan tersebut bisa berjalan lancar karena partisipasi berbagai pihak yang peduli terhadap hal tersebut.

“Kalau kita niat, ternyata Tuhan mengijabah. Setelah kita mulai gotong royong lalu ada yang kirim semen pasir dan ada yang datang ke lokasi memberi sumbangan. Tempat ini sekitar 5 tahun yang lalu pernah dijanjikan akan diperbaiki. tetapi sampai sekarang hanya tinggal janji,” Pungkasnya.***( Okta/Santosa )

Facebook Comments
%d bloggers like this: