Jaksa Jaga Desa , Enovasi Baru Cegah Kades Masuk Bui

SITUBONDO CAKRAWALA.CO Untuk menjaga keamanan wilayah desa mungkin sudah biasa di lakukan oleh warga sekitar maupun Tni Polri . Namun bagaimana jika Pengacara Negara atau bisa kita dengar dengan nama Jaksa , yang saat ini ikut andil juga untuk menjaga desa . Nah inovasi Jaksa jaga desa ini tengah di luncurkan oleh Kejaksaan Negeri Situbondo .

Para jaksa ini bukan menjaga desa pada kriminalitas pada umumnya , namun menjaga desa pada sektor pencegahan Tindak Pidana Korupsi( TIPIKOR ) yang di lakukan oleh kepala desa terkait penggunaan pada Dana Desa ( DD) atupun Anggaran Dana Desa ( ADD ) yang di gelontor oleh pemerintah Pusat maupun daerah ke desa .

Banyaknya kepala desa yang tersejerat kasus tindak pidana korupsi karena ADD maupun DD di sejumlah daerah di indonesia , membuat Kejakasaan Negeri Situbondo melakukan pencegahan dengan cara membuat trobosan , yaitu dengan nama  ” Jaksa Jaga Desa ” .

“Para jaksa terbaik di lingkungan Kejaksaan Negeri Situbondo , akan melakukan pendampingan mulai dari proses perencanaan kegiatan , Pengawasan saat kegiatan ,hingga pada poses pembuatan Surat Pertanggung Jawaban ( SPJ ) . Dari beberapa hal ini yang kadang kala para Pemimpin Desa rentan akan melakukan tindakan Pidana Korupsi yang nantinya berujung Bui (PENJARA). ” Ujar Kepala Seksi Intelijen ( KASIINTEL) kejaksaan NegEri Situbondo,Bebry SH .

Para jaksa ini tidak hanya sekedar cermat  dalam meneliti berkas Adminitrasi dari staf desa , namun juga tegas di lapangan . Pihaknya akan meminta pihak desa untuk melakukan pembongkaran jika di temukan kegiatan fisik tidak sesuai dengan perencaanan , Tegas Bebbry di hadapan para kades , Selasa

(27 / 03 / 2019 )

Selain di isi pemateri , Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono , SH . SIK . MH , Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Suradji serta Kanit Tindak Pidana Korupsi Polres Situbondo Ipda Gede . Kegiatan ini juga di isi oleh Perwakilan Perkumpulan Jurnalis Kontri Pantura , Zainal Ally Mustofa yang memberikan pemahaman,akan pentingnya Media dalam pembangunan desa .

Kontributor trans 7 ,Zainal Ally mustofa memberikan materi jurnalis ke para kepala desa (JATIM 1)

“Kepala desa tidak harus takut dengan Media ataupun alergi pada Media,namun harus lebih bermitra lebih baik di era keterbukaan saat ini . Sehingga potensi yang berada di desa bisa diekpos keluar , mulai dari keberhasilan Pembangunan , Kuliner , Tradisi Budaya hingga Wisata . Apa lagi kucuran dana ADD dan DD untuk pembangunan dan pemberdayaan bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan nama desa melalui berbagai media , ujar Zainal yang juga merupakan kontributor trans 7.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejaksana Negeri Situbondo sendiri di hadiri 121 Desa dari 132 kepala desa yang di undang , Selasa ( 27/3/2019) (

Facebook Comments