Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Isi Penumpang Overload,Penumpang Arus Balik Naik Kapal Kayu Tewas Di Atas Kapal

SITUBONDO JAWA TIMUR,CAKRAWALA.CO-Seorang pemudik,Jumasri (35 tahun) meregang nyawa setelah nekat melakukan arus balik mengunakan kapal kayu dari pulau Raas ke Pelabuhan Tradisional Syahbandar Jangkar Situbondo Jawa Timur.(14/06)

Sebelum tewas,korban di ketahui lemas karena mabuk laut.Diduga minimnya sirkulasi udara karena penuh sesaknya penumpang di kapal kayu makin memperparah keadaan korban.Tidak hanya itu,tidak adanya fasilitas kesehatan obat obatan di kapal barang ini membuat korban akhirnya tak tertolong di 10 mil sebelum masuk Pelabuhan Tradisional Syahbadar Jangkar.

Proses evakuasi korban pun berlangsung dramatis.Kapal kayu yang membawa korban tidak dapat merapat ke pantai.Pihak keluarga tepaksa harus menyewa kapal kecil atau sampan untuk menuju ke pantai.Kondisi air laut yang sedang surut,membuat tubuh korban harus di bopong ramai ramai untuk bisa sampai ke daratan.

Tidak sigapnya petugas Syahbadar Jangkar untuk menyiapkan mobil ambulance,membuat keluarga korban kebingungan dan histeris.Beruntung ada salah satu penjemput pemudik yang rela mobilnya di gunakan untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Asembagus Situbondo Jawa Timur.

Menurut salah satu Anak Buah Kapal( ABK) Madona menuturkan,kondisi cuaca baik dan arus tenang saat perjalanan meninggalkan pelabuhan Raas Madura.Korban sendiri terlihat muntah-muntah yang duduk di antara penumpang lainnya.Mengetahui korban muntah,suami korban yang duduk di sampingnya mencoba memberikan pertolongan dengan memijatnya.

“Belum sampai 30 Menit melakukan pemijatan,korban tiba tiba pingsan.Suasana pun panik dan penumpang lainnya mencoba memberi bantuan,namun korban tetap tidak sadarkan diri hingga kapal sampai di pelabuhan Tradisional Syahbandar Pelabuhan Jangkar”ujar Ilham

Kapolsek Jangkar,Iptu Sadali mengatakan,tidak di temukan adanya luka lebam atau luka lainya akibat penganiayaan di tubuh korban.Di duga korban telah meninggal dunia sebelum mendapatkan tindakan medis oleh Petugas Medis Rumah Sakit Asembagus.

Di duga korban meninggal karena kelelahan akibat lamanya proses perjalanan dari pulau Raas ke Pelabuhan Tradisional Syahbandar Pelabuhan Jangkar.Setelah di lakukan Visum luar,jenasah pun langsung di bawa pulang ke kampung halamannya di pulau Raas Madura Jawa Timur.

Kapal Kayu Madona ini yang di Nahkodai Rasyid warga pulau Raas ini memang menjadi angkutan mudik warga pulau sejak arus mudik hingga arus balik ini.Tidak adanya standart keselamatan yang memadai membuat pemudik terancam jiwanya di dalam kapal maut ini.Walaupun telah berlangsung bertahun-tahun,namun tranportasi maut ini belum pernah mendapatkan larangan dari Pemerintah Daerah maupun Syahbandar setempat.(JATIM 1)

Facebook Comments
%d bloggers like this: