Cakrawala News
Portal Berita Online

Inilah Tiga Partai Politik Paling Anti Korupsi di Mata Emak-Emak

0 317

SURABAYA, CAKRAWALA.CO – Tiga besar partai politik yang dianggap oleh emak-emak menjadi partai yang anti korupsi, yakni PKS, PDIP dan Demokrat. Hal itu terungkap melalui hasil riset yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC) dengan responden dari kalangan emak-emak.

Didik Sugeng Widiarto, Peneliti Senior SSC mengungkapkan untuk partai politik anti korupsi, PKS berada di posisi pertama dengan perolehan 12,9 persen. “Sementara disusul, di tiga besar, ada PDIP dan Demokrat yang masing-masing 10,4 persen dan 6.9 persen”, jelasnya.

Lebih lanjut terang Didik selain ketiga partai di atas ada partai lainya yang mengikuti seperti Gerindra dengan 6,2 persen, PKB dengan 2,3 persen, Golkar dengan 2,1 persen, Nasdem dengan 2 persen. “Lainnya masih di bawah 2 persen, yakni PPP dengan 1,2 persen, Pan 1,1 persen, PSI 0,8 persen, Perindo dan Hanura dengan 0,7 persen, Partai Garuda dan PBB dengan 0,3 persen, serta Partai Berkarya 0,2 persen. Sementara PKPI dan Partai Ummat dengan 0,1 persen,” urai Didik.

Didik menambahkan ada menarik dalam kategori survey ini, sebanyak 51.7 persen yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab. “Ini berarti, seluruh partai politik termasuk yang ada di peringkat teratas perlu lebih memperbaiki komitmen mereka terhadap perlawanan pada korupsi”, imbuhnya.

Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Februari 2022 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sebanyak 1.070 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dari kalangan emak-emak dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid.

Dari catatan Redaksi cakrawala.co, berdasarkan fakta yang terjadi. Bahwa Kader atau Politisi Partai Keadilan Sejahtera sangat akrab dengan kasus tindak pidana korupsi. Mulai dari kasus kuota daging sapi yang menjerat Mantan Presidennya, Lutfi Hasan Isqak, hingga sekarang ini yang menimpa Gubernur Sumatra Utara Nonaktif, Gatot Pujo Nugroho.

PKS selalu membanggakan diri sebagai partai bersih karena tidak ada satu pun kadernya yang tersangkut kasus korupsi. Namun, citra partai bersih PKS kini langsung tercoreng dengan penetapan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging sapi.

KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap kebijakan impor daging sapi. Adapun para tersangka dalam kasus ini adalah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfhi Hasan Ishaaq dan orang dekatnya, Ahmad Fathanah, serta dua direktur PT Indoguna, yakni Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi. Luthfi dan Fathanah diduga menerima suap terkait kebijakan impor sapi dari dua direktur PT Indoguna tersebut. Penetapan Luthfi sebagai tersangka ini berawal dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, Selasa (29/1/2013) malam. Dari situ, KPK mengamankan empat orang, yakni Ahmad Fathanah, Arya Abdi Effendi, Juard Effendi, dan seorang wanita bernama Maharani. (Gibran)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.