Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Ini Strategi Pemkot Jakpus Berantas Nyamuk DBD, Seko: ‘Ayo Galakan PSN dengan 3 M Plus’

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dari nyamuk yang mematikan seperti Aedes Aegypti.

Ini langkah pencegahan dan antisipasi yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggalakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan jentik nyamuk seminggu dua kali pada setiap hari Rabu dan Jumat pada kegiatan Jumat Keliling (Jumling).

Hal tersebut diprogramkan sebagai langkah upaya antisipasi berkembang biak nya jentik nyamuk.

Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin menyatakan, pencegahan ini kita upayakan dalam rangka mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Pusat.

Mantan Sektretariat Korpri Provinsi DKI Jakarta ini meminta agar para Camat dan Lurah di wilayah Jakarta Pusat dapat menggerakan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk memeriksa secara intensif jentik-jentik nyamuk di setiap rumah warga.

“Kita sudah ingatkan dimusim penghujan dengan intensitas curah hujan ini, agar para Camat dan Lurah dapat menggerakan kader Jumantik dalam melakukan pemeriksaan jentik-jentik nyamuk di setiap rumah warga,” ungkap Iqbal, Sabtu (26/01/2019).

Diharapkan, kata Iqbal satu rumah satu Jumantik. Jadi supaya petugas Jumantik ini konsen dalam melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di rumah warga.

“Kita sudah himbau kepada para Camat, Lurah dan stakeholders lainnya untuk mengajak warga masyarakat melakukan PSN dengan Menguras, Menutup dan Mengubur (3 M) plus, cara keren cegah DBD lainnya seperti memelihara Ikan Pemakan Jentik Nyamuk, memelihara Tanaman Pengusir Nyamuk,” ujarnya.

Lanjut Iqbal menambahkan, para Camat dan Lurah juga harus mengingatkan warganya untuk tidak menggantung pakaian bekas pakai. Karena pakaian bekas pakai menjadi tempat bersembunyinya nyamuk demam berdarah.

“Karena nyamuk pengigit manusia ini sangat menyukai aroma keringat manusia. Nyamuk ini biasanya menggigit pada pukul 09.00-10.00 dan sore pukul 16.00-17.00 Wib. Jadi kita harus waspada setiap saat,” tandasnya. (Van)

Facebook Comments
%d bloggers like this: