Cakrawala News
Portal Berita Online

Info Solar Langka, Polres Sukoharjo Terjunkan Patroli Backbone Pantau SPBU.

0 208

 

Sukoharjo Cakrawala.Co,- Kabar kelangkaan solar di sejumlah daerah semakin meresahkan. Bertebaran di sejumlah media sosial, video pendek keluhan para sopir pengguna solar,mengaku mulai kesulitan mendapatkan solar. Seperti video viral di SPBU Begajah Sukoharjo, yang beredar Rabu (20/10/2021). Merespon viral tentang kelangkaan solar tersebut, Polres Sukoharjo langsung melaksanakan patroli ke sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

 

 

 

Tim Backbone Polres Sukoharjo yang dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan,Langsung melakukan pengecekan ke SPBU-SPBU yang menjual solar bersubsidi.

Salah satunya di SPBU Gayam,Kecamatan Bendosari. Selain memantau penjualan solar,Kapolres juga menanyai langsung pihak pengelola SPBU.

 

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, guna menindaklanjuti adanya informasi yang beredar tentang kelangkaan solar, Polres Sukoharjo menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengecekan-pengecekan ke SPBU yang menjual solar subsidi.

“Hasil dari pengecekan kami, bahwasannya kondisi solar saat ini adalah kebijakannya sesuai kuota. Dalam seminggu bisa 5 hingga 6 kali pengiriman, untuk sekali pengiriman 8.000 liter, dan ternyata itu cepat habis,” ungkapnya.

 

Kapolres mensinyalir, kelangkaan solar tersebut karena PPKM sudah dilonggarkan levelnya dan aktivitas masyarakat semakin meningkat, sehingga untuk kebutuhan solar juga meningkat.

 

“Namun kita tetap lakukan pemantauan apabila nanti datang pengisian, kita akan tempatkan petugas-petugas kita di SPBU-SPBU untuk mengantisipasi jangan ada masyarakat yang panic buying atau ketakutan kehabisan, kemudian pembelian yang melebihi kapasitas yang diizinkan, serta untuk mengantisipasi adanya oknum-oknum yang melakukan penimbunan,” ujarnya.

 

Kapolres menegaskan, bahwa pihaknya akan menindak tegas kepada oknum-oknum yang melakukan penimbunan solar. “Jadi kalau di wilayah kita memang ada oknum yang melakukan penimbunan, maka kita akan melakukan penindakan,” jelasnya.

 

Sementara itu, Pengawas SPBU Gayam, Dwi, membenarkan bahwa kebijakan pengiriman solar saat ini berdasarkan kuota. “Jadi pengiriman dari pertamina itu sesuai kuota, yang mana tidak boleh melebihi batas yang ditentukan,” ungkapnya.(AgungBram).

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.