Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Industri Cangkang Kapsul Dari Rumput Laut Unair Diresmikan

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Untuk pertama kalinya, Universitas Airlangga Surabaya telah resmi mempunyai industri yang mengolah rumput laut menjadi cangkang kapsul. Dengan bekerja sama dengan Kementrian Perindustrian, Universitas Airlangga meresmikan Teaching Industry Cangkang Kapsul Berbasis Rumput Laut.

Dirjen Kementrian Perindustrian bersama dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Unair membuka secara resmi industri cangkang kapsul berbasis rumput laut. Dalam sehari pabrik yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Bisnis dan Inovasi (LPBI) Unair memproduksi hingga 1 juta cangkang kapsul setiap harinya atau 300 juta per tahun.

Gubernur Jatim, Khofifah menjelaskan ia ingin mengajak dunia farmasi agar menggunakan cangkang kapsul yang terbuat dari rumput laut karena rumput laut sendiri dari segi kebersihan dan kehalalan.
“Saya ingin mengajak dunia farmasi untuk menggunakan cangkang kapsul yang berbahan baku rumput laut, yang selama ini berbahan baku gelatin campuran dari berbagai hewani, jika ingin tingkat kehalalanya terjamin oleh karena itu cangkang kapsul berbasis rumput laut adalah solusi.” ujar Khofifah.

Fasilitas Teaching Industry Cangkang Kapsul berbasis Rumput Laut mulai dibangun sejak2018 hingga . 2019 atas kerjasama Kementerian Perindustrian dan Universitas Airlangga. Mesin/peralatan produksi cangkang kapsul berbahan baku rumput laut dihibahkan kepadaUniversitas Airlangga untuk pengembangan dan penelitian cangkang kapsul.

Teaching industry cangkang kapsul rumput laut di Universitas Airlangga melibatkan dua pihak yaitu Lembaga Pengembangan Bisnis dan Inkubasi Universitas Airlangga dan PT Inovasi Bioproduk Indonesia.

Menurut rector Unair Prof M Nasih, dari sisi pelaksanaan proses tridharma perguruan tinggi yakni pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat) dalam kerangka teaching industry akan dijalankan oleh Lembaga Pengembangan Bisnis pengembangannya sebagai satuan usaha akan dikelola oleh PT Inovasi Bioproduk Indonesia dan Inkubasi Universitas Airlangga.

Sedangkan dalam Fasilitas Teaching Industry ini diharapkan dapat berperan dalam pemenuhuhan kebutuhan cangkang kapsul nasional. Kebutuhan cangkang kapsul nasional sebanyak 6 miliar per tahun, dimana kebutuhan tersebut dipenuhi dari cangkang kapsul berbahan baku gelatin yang berasal dari produksi domestik sekitar 5 miliar dan impor sekitar 1 miliar.

“Peluang cangkang kapsul berbahan baku rumput laut sebagai pengganti cangkang kapsul gelatin cukup besar. Ketersediaan bahan baku yang melimpah dan kehalalan yang terjamin, diharapkan dapat mendorong cangkang kapsul berbahan baku rumput laut sebagai kapsul komersial,” ” pungkasnya. (gibran/win)

Facebook Comments
%d bloggers like this: