Cakrawala News
Portal Berita Online

Idris Rahim: Warga Tionghoa Telah Memperkaya Khasanah Budaya Gorontalo

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim menghadiri perayaan tahun baru Imlek 2570 yang digelar oleh Klenteng Hong San Bio dan Klenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Rabu (6/2/2019).

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya ucapkan selama tahun baru Imlek,” ucap Wagub Idris Rahim.

Idris mengatakan, warga Tionghoa merupakan bagian secara keseluruhan dari masyarakat Provinsi Gorontalo. Menurutnya, warga Tionghoa dengan beragam budayanya telah berakulturasi dan memperkaya khasanah budaya Gorontalo. Wagub juga mengapresiasi sikap toleransi masyarakat Provinsi Gorontalo yang selalu mengedepankan kerukunan, saling menghargai, menghormati, dan memberi kebebasan kepada seluruh umat beragama untuk merayakan hari besar dan beribadah sesuai dengan keyakinannya.

“Sikap ini yang harus terus kita bina dan tumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat agar daerah yang kita cintai ini akan selalu aman dan tertib. Jika daerah aman, maka pasti pembangunan akan berjalan lancar,” imbuhnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2017-2022 telah menetapkan Delapan Program Unggulan untuk mencapai visi terwujudnya masyarakat Gorontalo yang unggul, maju, dan sejahtera. Salah satu program unggulan tersebut adalah kegiatan keagamaan dan budaya yang lebih semarak.

“Melalui program tersebut Pemprov Gorontalo akan mendorong kegiatan keagamaan dan budaya yang lebih semarak dalam rangka membangun masyarakat yang lebih berkarakter, sekaligus sebagai upaya untuk menangkal pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat Gorontalo,” ujar Idris.

Sementara itu panitia pelaksana, Rocky Liando, menyampaikan perayaan Imlek tahun ini mengangkat tema ‘Dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2570, mari kita tingkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antara umat beragam demi terciptanya kedamaian dan ketentraman bagi kita semua’. Dikatakannya, tema ini sejalan dengan makna Imlek itu sendiri yang berarti tahun kebajikan.

“Semoga Imlek tahun ini bisa membawa kedamaian, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi daerah dan bangsa kita,” tandasnya.

Hadir pada perayaan Imlek tersebut Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Kudrat Dukalang, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gorontalo, serta sejumlah tokoh agama.****

%d bloggers like this: