Cakrawala News
Portal Berita Online

Idah Syahidah Kembali Datangkan Bantuan Operasional Pendidikan

0 241

CAKRAWALA GORONTALO – Anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie kembali mendatangkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke Gorontalo.

Bantuan itu adalah salah satu usulannya ke Kementerian Agama (Kemenag) RI. Hasilnya, usulan diterima dan selanjutnya bisa segera direalisasikan.

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar itu, pada tahap ketiga ini akan turun bantuan untuk 229 TPQ dan empat pesantren. Masing-masing TPQ mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta.

Sementara tiga pesantren masing-masing mendapat bantuan Rp 40 juta dan satu pesantren mendapat Rp 50 juta.

Total nilai bantuan yang dikucurkan untuk Provinsi Gorontalo sebesar Rp 2,4 miliar.

Jika dihitung dari tahap pertama, maka total bantuan BOP dari Kemenag RI yang diusulkan oleh Idah Syahidah sekitar Rp 12,4 miliar.

“Jadi, setelah proses tahap kedua, saya minta tim untuk memeriksa ulang data lembaga yang belum mendapatkan BOP, dan saya usulkan kembali untuk tahap ketiga. Alhamdulillah saat ini sudah keluar surat keputusannya. Semoga BOP ini bisa membantu para lembaga pendidikan Islam pada saat pandemi Covid-19,” kata Idah Syahidah.

Idah menambahkan, saat ini para lembaga dapat menanyakan informasi proses lebih lanjut melalui Rumah Aspirasi Idah Syahidah Rusli Habibie dan melalui kantor Kemenag Kabupaten/Kota di masing-masing wilayah.

Terlebih bila ada lembaga yang ijin operasionalnya habis, maka segera untuk melakukan perpanjangan di Kemenag Kabupaten/Kota, sebab menjadi salah satu persyaratan pencairan di Bank BNI nanti.

“Prosesnya sama dengan tahap kedua. Saya meminta para lembaga  untuk waspada dan melaporkan bila ada orang yang mengaku mengusulkan dan bisa melancarkan proses pencairan hingga laporannya, dengan meminta imbalan tertentu, ,” tutur Idah Syahidah.

Kata dia, pihaknya dan Kemenag tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota akan bersama-sama mengawasi proses penyaluran bantuan itu.

Selain itu, menurut isteri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ini, ada juga bantuan pembalajaran daring pada pondok pesantren sebesar Rp 15 juta.

“Ada tambahan pula di tahap ketiga ini, pesantren yang mendapatkan bantuan daring sebanyak tujuh pesantren,” tukasnya.

Idah juga menegaskan para Lembaga penerima BOP sejak tahap pertama hingga ketiga ini, untuk mempersiapkan laporan pertanggung jawaban pemanfaatan dana tersebut.

“Terutama penerima tahap pertama, untuk segera memberikan laporan di akhir November ini,” pungkasnya.

(Aden)

Leave A Reply

Your email address will not be published.