Cakrawala News
Portal Berita Online

Bikin Gaduh, UIN Jogja Akhirnya Cabut Larangan Bercadar

37

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- Rektor Universita Islam Negeri UIN) Yogyakarta mencabut larangan wanita bercadar di kampus. Ini sesuai dengan surat yang ditandatangani Rektor Yudian Wahyudi tertanggal 10 Maret 2018. Surat ini ditujukan kepada Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas, Kepala Unit/Lembaga.

Surat pencabutan larangan bercadar (GWA)

Surat itu menyatakan bahwa “Berdasarkan rapat kordinasi Universitas pada Sabtu 10 Maret 2018, diputuskan bahwa Surat Rektor Nomor B-1301/Un.02/R/AK.00.3/02/2018 tentang Mahasiswi Bercadar dicabut demi menjaga iklim akademik yang kondusif.”

Surat pencabutan larangan bercadar ini tentunya disambut  gembira para mahasiswa, karena alsan larangan bercadar selama ini tidak rasional dan cenderung mendiskriminasi. Bahkan yang salah telak adalah adanya kekhawatiran para pemakai cadar sebagai aliran radikal dan anti NKRI.

Oleh karena itu dalam seminggu terkahir banyak komentar baik dari MUI, PBNU, dan Muhammadiyah. Intinya menyatakan bahwa biarlah mahasiswa bercadar, karena tidak ada larangan dalam Islam.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa secara Islam, cadar diperbolehkan. “Tentu harus kita mendengar kenapa cadar itu dilarang. Cadar secara Islam boleh, jadi karena aspek apa sehingga UIN Kalijaga itu melarang,” katanya (Kiblat, 06/03/2018).

Cadar juga  bukan identik dengan radikal apalagi terorisme. Ada juga yang meminta agar Rektor UIN Jogjakarta tidak membikin gaduh. Sementara Komnas HAM Natalius Pigai menyatakan larangan bercadar melanggar HAM. (fur/10/3/2018).

Comments are closed.