Cakrawala News
Portal Berita Online

Hilang dari Daftar Ahli Waris Keluarga, H. Yayan Merasa Terhina

0 2,920

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – H. Yayan seorang Crosser Kalteng mengaku kaget dan merasa terhina setelah mengetahui namanya tidak masuk dalam daftar ahli waris ayaAlmarhum H. Abdup Gafur yang meninggal tahun 2016 lalu.
Benar benar merasa terhina H. Yayan pun mengadukan persoalan tersebut kepada Kepolisi melalui bagian Kriminal Umum Polda Kalteng.

Dalam kesempatan jumpa pers melalui kuasa hukum Bujino, SH.MH, kasus yang menimpa H. Yayan dipaparkan secara detail.

“perlu rekan rekan ketahui bahwa lima orang anggota keluarga yang terdiri dari ibu dan 4 orang anak, dimana klien kami yang merupakan anak pertama ini dicoret atau sengaja dibuang untuk memiliki harta warisan yang ditinggalkan oleh orang tuanya termasuk ada lagi salah seorang saudaranya yang berinisial AZ juga tidak ada dalam daftar ahli waris.”kata Bujino

Menurut Bujino usai membuat pengaduan di Polda Kalteng mengatakan bahwa berdasarkan putusan pengadilan agama Palangkaraya nomor 0011/Pdt.P/2017/PA Plk. Dalam putusan tersebut R, AI dan E ditetapkan sebagai ahli waris dari almarhum Abdul Gafur, sedangkan H. Yayan dan Z, tidak masuk sebagai ahli waris.

“H.Yayan jelas merasa direndahkan harkat dan martabatnya oleh adik-adiknya makanya dengan terpaksa melaporkannya ke Polda Kalteng sekalipun sifatnya Dumas dulu dengan dugaan penggelapan,”ungkapnya.


H.Yayan bin H.Abdul Gafur anak pertama pasangan dari H.Abdul Gafur dan Hj Rusmini, poto dok

Menurut Bujino seharusnya nama H. Yayan masuk dalam daftar nama ahli waris yang pertama dan berhak mendapatkannya.

“kita akan mengarahkan pelanggaran nya pada Pasal 277 KUHP dengan tudingan perbuatan sengaja menggelapkan asal usul ahli waris dengan ancaman pidana paling lama enam tahun. Kemudian dengan tambahan pasal 266 KUHP, yang mana seseorang memberikan keterangan palsu dimuka umum dimanapun berada seolah-olah keterangannya benar maka bisa diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.”papar Bujino.

Dengan adanya Dumas ini, lanjut Bujino pihaknya berharap Polda Kalteng bisa menjembatani apa yang terjadi di ruang lingkup keluarga almarhum haji Gafur.

” saya hanya minta status saya ahli waris tercatat dalam keluarga haji Gafur,” ungkap H Yayan

Ia tidak terima dihilangkan sebagai keturunan Almarhum.

“jangan dihilangkan karena saya adalah anak sah atau anak kandung pasangan H.Abdul Gafur dan Hj.Rusmini,”katanya.*** ( HT )

Leave A Reply

Your email address will not be published.