Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Hidup Sendiri, Penjual Jamu Seduh Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya

0 315

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Seorang pria pemilik toko jamu seduh Ponorogo, bernama Bambang Witaryo (67), warga Jalan Cokroaminoto Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman – Kota Madiun, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat 11 Desember 2020.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah membusuk dengan posisi tengkurap di depan kamar mandi. Diduga korban usai mandi lalu kemudian terjatuh, karena jenazah korban hanya mengenakan handuk.

Kapolsek Taman, AKP Setyo Wiyono mengungkapkan, penemuan mayat ini berawal dari tetangga korban yang curiga melihat rumah korban dalam beberapa hari terakhir dalam kondisi tertutup dan tidak terlihat ada aktifitas di dalamnya.

Kemudian tetangga korban menghubungi Ahmad Ade Nino Hernanda Putra (34), keponakan korban yang tinggal di Jalan Keningar, Kecamatan Manguharjo-Kota Madiun, untuk memastikan kondisi paman nya. Karena diketahui korban memiliki riwayat sakit diabetes.

“Awalnya tetangga korban, asisten dokter gigi Ony yang curiga rumah korban selalu tertutup selama beberapa hari. Kemudian menghubungi keponakan korban untuk melihat kondisinya, karena korban tinggal sendiri dan punya riwayat sakit diabetes,” kata Setyo.

Setyo menambahkan, sampai di rumah korban, saksi mengetuk rumah korban. Karena tidak ada jawaban dari korban dan tercium bau busuk yang sangat menyengat, lalu saksi melapor ke RT setempat dan diteruskan ke Polsek Taman. Kemudian petugas dari Puskesmas Demangan bersama dengan team Inafis Polres Madiun Kota mengevakuasi korban.

“Saksi sempat memanggil korban tapi tidak ada jawaban, dan tercium bau busuk, kemudian lapor ke Ketua RT dan dibantu Babinsa melapor ke Polsek Taman. Kemudian petugas dari Puskesmas Demangan dan Inafis Polres Madiun Kota, mengevakuasi jasad korban. Diperkirakan korban meninggal 5 hari yang lalu,” ungkap Setyo.

Sementara menurut kesaksian keponakan korban, dirinya terakhir berkomunikasi dengan paman nya pada 1 Desember 2020 yang lalu melalui pesan WhatsApp. Selama ini diketahui, korban tinggal sendiri, sedangkan anak dan istrinya tinggal di Bandung – Jawa Barat.

“Terakhir saya komunikasi via WA dengan beliau tanggal 1 Desember. Setelah itu, ya baru hari ini tadi dapat kabar ini,” kata Putra.

Diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak 5 hari yang lalu. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soedono dengan SOP penanganan Covid-19 (virus Corona) untuk dilakukan visum.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.