Cakrawala News
Portal Berita Online

Head to Head Gerindra dengan PDI-P Tidak berlaku di Sulsel,,,Mengapa ???

8

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Ternyata pertarungan panas menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 sudah terasa di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya di kota Semarang Jawa tengah Partai yang berlambang Banteng moncong putih sudah banyak yang menanti untuk Head to Head, salah satunya Partai besutan Prabowo Subianto yang ingin bertarung dengan PDI-P di pilkada serentak dan pemilihan Presiden mendatang.Tapi ternyat tidak hanya Partai Gerindra saja yang menginginkan pertarungan satu lawan satu alias head to head antara PDIP dan partai-partai lainnya ternyata Partai berlmbang pohon Beringin juga sudah siap untuk bertarung.

Disisi lain pernyataan Head to Head itu tidak berlaku di Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Koalisi yang ingin melangalahkan partai PDI-P di pilgub harus berujung damai dengan bersatunya Partai Gerindra dengan partai PDI-P di pilgub sulsel. Sehingga untuk mengukur kekuatan jelang pilpres untuk menjatuhkan PDI-P sulit untuk ditebak di kawasan indonesia timur terutama di Sulawesi selatan yang memiliki kekuatan sekitar 6.871.154 pemilih yang terdata di tahun 2017 oleh KPU Sulsel.

Pasangan bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Nurdin Abdullah dan Andi sudirman Sulaiman yang bertagline “Prof Andalan” ini telah mendapat usungan partai yang santer akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang yakni Partai Gerindra dan PDI-P.

ads bukopin

Partai Gerindra dan PDI-P yang memiliki kekuatan sama kuat di kanca politik nasional ini ternyata tidak berlaku di Sulawesi selatan untuk saling mengukur kekuatan di dunia politik, sehingga banyak pengamat politik di Sulsel tidak dapat memprediksi kekuatan kedua partai besar tersebut di pilpres mendatang jika kedua partai besar ini bergabung.

Menurut Arqam Azikin, Koalisi di pilgub sulsel masih bisa terjadi perpecahan, seperti yang diketahui partai Gerindra sudah mulai mengambil langkah untuk meninggalkan pasangan NA-ASS dan beralih ke pasangan Agus AN.

“Masih agak sulit Partai Gerindra dan PDIP menyatuh dengan solid di pilgub Sulsel karena masing-masing memiliki Capres yang berbeda di 2019. Apalagi dalam 1 pekan terakhir Balon Gubernur Agus AN semakin gencar dan sudah menemui Prabowo Subianto untuk meminta dukungan Partai Gerindra untuk maju Cagub Sulsel 2018 mendtang.” Ujar Arqam melalui sosial media Whatsapp, Kamis (07/12/2017).

Selain itu, Arkam juga berpendapat bahwa jika kubu Agus AN bisa memisahkan Partai Gerindra di kubu NA-ASS, artinya langkah Agus AN terbuka lebar untuk maju dipilgub Sulsel.

“Tampaknya semakin kelihatan akan pisah . Partai Gerindra ada kans tanda-tanda keluar dari koalisi partai nya NA dan akan terbuka peluang Agus AN buat poros koalisi baru bila Agus AN berhasil “membajak” Gerindra dari NA maka langkah berikutnya Agus AN mesti melakukan langkah politik berikutnya.” Tutupnya. (Rez)

Comments are closed.