Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Haul Sultan Agung Di Solo,Ribuan Trah Mataram Doa Bersama Untuk Ketentraman Bangsa

0 228

SOLO CAKRAWALA.CO,-Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta, selasa(01/10/19) sore,menggelar wilujengan Haul Sultan Agung Hanyakrakusuma yang ke 386.Acara yang dihadiri ribuan tamu undangan trah Mataram dari berbagai wilayah di tanah air tersebut, juga digelar doa bersama untuk ketentraman bangsa.

 

Diawali dengan iring-iringan abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang membawa uba rampe menuju Sasana Sumewo Pagelaran Keraton.acara Haul Sultan Agung Hanyakrakusuma yang ke 386,yang di hadiri oleh ribuan tamu undangan dari sejumlah trah dari Sultan Agung,Amangkurat turun temurun,keturunan PB XIII,hingga Paguyuban Keluarga Besar Keraton Surakarta, baik di daerah Soloraya,hingga Ponorogo, Tuban, Jepara dan wilayah lainnya,acara kemudian dilanjutkan dengan dzikir tahlil bersama sama,di akhir tahlil, merea juga berdoa bersama untuk ketentraman bangsa.

Ketua LDA Keraton Solo GKR Koes Moertiyah Wandansari kepada awak media sampaikan pihaknya sudah merencanakan untuk menggelar wilujengan. Dan baru kali ini keturunan Kraton Kasunanan Surakarta melalui Lembaga Dewan Adat (LDA) Kraton menggelar acara Wilujengan atau haul untuk peringatan  wafatnya Sultan Agung Hanyokrokusumo.
“Niat kita untuk menyelenggarakan haul ini sudah dari tahun lalu namun baru terealisir hari ini,” ungkap  Gusti Wandansari kepada awak media, Selasa (1/10/19) sore.
Acara ini lanjut Gusti Wandansari dihadiri hampir 5000 tamu undangan trah Mataram dari berbagai wilayah. Baik Soloraya sendiri hingga, Ponorogo,Tuban, Jepara dan wilayah lainnya.
“Kami harap wilujengan ini bisa menjadi barokah bagi seluruh warga masyarakat khususnya trah Mataram Surakarta dan ‘mencarnya’ (menyebar) ke seluruh pelosok negeri Indonesia. Agar kembali aman dan tentram. Dan sila ke lima  bisa dijalankan yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” jelasnya.

 

Haul Sultan Agung yang pertama kalinya digelar oleh trah dari Sultan Agung,mulai dari PB I hingga PB XIII,ini rencananya akan dijadikan agenda tahunan. di akhir acara digelar pentas kesenian tradisional berupa Reog Ponorogo dan Jaran Dor dari Kediri…(AgB)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.