Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Hati-hati, Sapi Tercemar Timbal Berbahaya Untuk Kesehatan

2

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO ,- Pemerintah dan masyarakat diminta mewaspadai daging sapi kurban yang mengandung timbal akibat sapi dipelihara bebas dibiarkan dilokasi tempat pembuangan sampah.

Dasing sapi yang mengandung kadar timbal bila dikonsumsi dapat memberikan efek samping pada kesehatan dan yang paling fatal dapat menurunkan kecerdasan dan mengganggu organ tubuh, terutama pada  anak-anak. Bagi orang dewasa dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kanker jika terus terusan mengkonsumsi daging sapi tercemar timbal.

Bersadarkan penelitian yang dilakukan Pranoto dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret bersama rekanya telah melakukan sejumlah penelitian terhadap daging sapi yang memakan sampah atau dibiarkan hidup disekitar pembuangan akhir sampah.

Menurut Pranoto hasilnya kandungan timbal (pb) pada daging sapi pemakan sampah dengan menggunakan alat AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry), ternyata  mengandung timbal (PB) 2 PPM.

“Jumlah tersebut diluar ambang batas yang diperbolehkan, dimana berdasarkan SK BPOM  HK 00.06.1.52.4011 tahun 2009,  daging olahan yang boleh dikonsumsi maksimal hanya mengandung 1 PPM logam,”ungkap Pranoto, Selasa (29/8/2017).

Pranoto menyatakan logam berat yang berada dalam daging sapi sampah tersebut berasal dari sampah berkas batu baterai, pipa-pipa bekas, accu (aki) serta  alat elektronik dan kaleng cat.

“Sampah-sampah logam tersebut  bercampur tanah selama beberapa tahun dan bahkan rumput yang tumbuh di tanah tersebut juga mengandung timbal,”ujarnya.

Pranoto menambahkan BB yang ada di daging sapi Putri Cempo miaslnya sudah tidak bagus oleh sebab itu masyarakat perlu waspada.

“untuk mengurangi kadar timbal dalam daging sapi-sapi tersebut harus dikarantina selama tiga bulan sebelum dipotong,”imbuhnya.

Menurut Pranoto sapi sampah dagingnya memiliki jaringan otot lebih kenyal dibanding sapi dari peternakan normal dan biasanya berwarna kecoklatan bukan merah segar.

“Bagi anda yang ingin membeli sapi kurban pastikan dari mana sapi tersebut berasal,”pesannya.***Agung

Comments are closed.

%d bloggers like this: