Cakrawala News
Portal Berita Online

Hasil Evaluasi PPKM di Rembang Turunkan Kasus Covid -19

0 1,248

REMBANG, CAKRAWALA.CO – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang sudah berjalan sepekan sejak 11 Januari, efektif turunkan jumlah penambahan kasus Covid-19.

Humas Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya menjelaskan, dari awal penerapan PPKM, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Rembang mencapai 370-an. Sedangkan hingga Senin (18/1/2021) kemarin, kasus aktif turun menjadi 340 kasus.

“Alhamdulillah ada penurunan. Kasus aktif dari 370-an turun di 340-an. Dari 20,3 persen menjadi 13 persen,” terang Arief, Selasa (19/1/2021).

Arief menambahkan, tidak hanya angka kasus aktif yang mengalami penurunan, namun angka kesembuhan juga mengalami kenaikan, dari yang semula 70,6 persen naik menjadi 77,6 persen.

“Angka kesembuhan naik dari 70,6 persen menjadi 77,6 persen. Sementara persentase kematian tergolong masih tinggi mencapai 9,1 persen,” imbuhnya.

Arief menegaskan, hasil evaluasi pelaksanaan PPKM yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 bersama Forkopimda, OPD terkait disimpulkan PPKM efektif menekan angka penyebaran Covid-19.

Berdasarkan evaluasi nasional, persentase kematian kasus Covid-19 di Rembang terbilang masih tinggi sehingga PPKM di Rembang tetap memberlakukan jam malam pukul 19.00 WIB.

“Data di tingkat nasional itu prosentase kematian di Rembang ini tergolong tinggi yamg mencapai 9,1 persen. Dengan pertimbangan itu PPKM di Rembang tetap dilakukan sesuai Surat Edaran Bupati Rembang yang sudah ada, yaitu pembatasan kegiatan sosial ekonomi sampai dengan jam 7 malam,” tegasnya.

Selain itu kegiatan sosial kemasyarakatan seperti resepsi nikahan, hajatan, pengajian, atau kegiatan yang mengumpulkan orang banyak sementara tidak dilakukan sampai berakhirnya PPKM pada 25 Januari mendatang.

Ia mengimbau masyarakat mendukung PPKM dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan. (Rom/Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.