Cakrawala News
Portal Berita Online

Harmusa Oktaviani: Masyarakat Harus Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan Pilkada

0 58

REMBANG, CAKRAWALA. CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Harmusa Oktaviani meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan meskipun berbeda pilihan politik jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Harmusa, yang merupakan anggota Komisi VIII DPRI RI dari Fraksi Partai Demokrat saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Rembang bertempat di Joglo Rumah Makan Pinggir Kali, Sabtu (3/10/2020).

Perempuan yang akrab disapa Vivin ini mengingatkan tentang pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan menjelang kontestasi Pilkada.

ads bukopin

“Saat Pilkada terkadang pilihan politik berbeda sehingga berpotensi menimbulkan gesekan. Ini tidak boleh terjadi, semua harus mengedepankan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan politik. Kita harus tetap guyub dan rukun meskipun berbeda pilihan politik,” ucapnya.

Lebih lanjut, legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah 3 meliputi Kabupaten Pati, Grobogan, Blora, dan Rembang ini menegaskan agar perbedaan pilihan politik harus disikapi dengan bijak.

“Beda pilihan itu hal yang wajar, karena memang setiap individu bebas memilih calon terbaik sesuai keinginannya. Tidak boleh ada konflik karena beda pilihan politik. Pada dasarnya, semua kandidat memiliki tujuan yang sama yakni untuk membangun daerah,” imbuhnya.

Selain itu, Harmusa juga meminta agar masyarakat dapat turut serta menjaga keamanan dan ketenteraman di setiap tahapan Pilkada.

“Semua harus terlibat dalam suksesnya Pilkada sehingga dapat berjalan lancar dan nantinya Pilkada akan menghasilkan kepala daerah yang berkualitas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Harmusa menegaskan sebagai anggota DPR sekaligus anggota MPR, dirinya mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk terus menggelorakan Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pijakan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar kebangsaan jangan hanya dijadikan slogan tapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Lebih jauh, perempuan kelahiran 16 Oktober 1992 ini juga mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19, dengan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar diikuti berbagai elemen masyarakat meliputi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta kader partai. (Rom/Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.