Cakrawala News
Portal Berita Online

Hari Oeang, KPP Boyolali Beri Bantuan Program Sumur Dalam di Daerah Kekeringan

0 171

 

Boyolali Cakrawala.Co,-Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Boyolali menjalin sinergi dengan Solopeduli dalam Program Sumur Dalam  yang akan direalisasikan di Kecamatan Wonosamudro, Boyolali,Jawa Tengah.Bantuan diberikan dalam bentuk pembangunan sumur dikarenakan daerah tersebut kekurangan air bersih.

 

 

 

 

Bantuan Program Sumur di Daerah Kekeringan ini dilaksanakan dalam rangka menuju peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-75 yang jatuh pada tanggal 30 Oktober 2021.

Kecamatan Wonosamudro Boyolali,Jawa Tengah.sendiri merupakan salah satu kecamatan di Jawa Tengah yang mengalami kekeringan.

 

KPP Pratama Boyolali menyalurkan donasi yang berasal dari program Infak pegawai sebesar Rp 45.000.000 yang diperuntukan untuk program Wakaf Sumur Dalam Solopeduli.

Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPP Pratama Boyolali, Mohamad Rifki Rachman kepada Direktur Fundraising Solopeduli, Harjito di Kantor KPP Pratama Boyolali yang beralamat  di Jl. Solo-Boyolali KM 24 Boyolali, Pada Senin(4/10/2021).

 

Direktur Fundraising Solopeduli, Harjito,dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap pegawai KPP Pratama Boyolali atas Donasi untuk program Sumur Dalam. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pegawai KPP Pratama Boyolali yang telah ikut berpartisipasi dalam program Wakaf Sumur Dalam. Semoga mendapatkan pahala yang terus-menerus atas wakaf yang sudah ditunaikan. Amiin” Ujar Harjito.

 

Sementara itu, Mohamad Rifki Rachman Kepala KPP Pratama Boyolali. Dalam sambutannya juga menyampaikan,bahwa donasi ini dihimpun melalui infaq rutin karyawan untuk membantu masyarakat yang sedang kesusahan mendapatkan air bersih,salah satunya untuk Program Pembangunan Sumur Dalam di Wonosamudro, Boyolali. “Saya berharap Sumur Dalam yang akan dibangun bisa bermanfaat bagi warga masyarakat Kecamatan Wonosamudro.” terang Rifki.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.