Cakrawala News
Portal Berita Online

Hari Kedua Vaksinasi Corona di Gresik Berlangsung di 19 Rumah Sakit

0 139

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Sukses pelaksanaan suntik vaksin corona tahap pertama pekan lalu di Gresik, Jawa Timur, pelaksanaan suntik vaksin Corona tahap kedua, ada Senin (18/1/2021) kepada Tenaga Medis berlangsung di 19 Rumah Sakit

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim memantau vaksinasi di Rumah Sakit Semen Gresik dan Rumah Sakit Petrokimia Gresik.

Di dua rumah sakit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, setidaknya ada 30 orang tenaga Kesehatan yang mendapat suntik vaksin Sinovac masing-masing 15 orang tenaga kesehatan. Sejumlah Dokter dan Perawat yang ada di Rumah Sakit tersebut tampak duduk antri menunggu panggilan.

Di Rumah Sakit Semen Gresik, Suntik vaksin dilaksanakan di Rumah Vaksin yang terletak di bagian belakang area Rumah Sakit Tersebut yang kebetulan baru hari ini diresmikan penggunaannya.

Dokter Oktavianto Hari Prasetijo mendapat panggilan pertama. Setelah pendataan dan pemeriksaan, pelasnaan suntik vaksin dilaksanakan di ruang vaksin. Kemudian diistirahatkan di ruang observasi selama 30 menit dengan didampingi oleh tenaga Kesehatan yang lain.

“Tidak merasakan apa-apa, sakitnya tidak terlalu bahkan lebih sakit ketika diambil darah” kata Dokter Oktavianto kepada Wabup Qosim dan Kadis Kesehatan Gresik serta segenap manajemen Rumah Sakit yang ikut mendampingi Wabup Gresik saat pelaksanaan Vaksinasi tersebut.

“Seperti pengakuan para anggota Forkopimda serta beberapa orang lain yang telah melaksanakan vaksinasi pertama, mereka tidak mengeluhkan apa-apa. Mereka menyatakan merasa bertambah sehat” kata Qosim.

Pada hari kedua ini, pelaksanaan suntik vaksin berlangsung di seluruh rumah sakit di Gresik. Ada 19 Rumah Sakit yang melaksanakan vaksinisasi pada hari ini dengan jumlah rata-rata 15 orang yang divaksin.

“Pada hari ketiga besok, pelaksanaan suntik vaksin akan dilaksanakan di seluruh puskesmas di Gresik. karena memang jumlahnya terbatas, tidak semua orang akan mendapat vaksin corona ini. Tapi akan tetap diupayakan pengajuan vaksin oleh pihak Dinas Kesehatan kepada Pemerintah pusat” tandas Qosim. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.