Hari Ini Gubernur Anies Lantik 15 Pejabat Eselon II, Tokoh Pemuda: ‘Kadis Citata Yang Baru Sidak Dong di Wilayah Cempaka Putih’

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melantik 15 pejabat teras dilingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Adapun, 15 pejabat yang dilantik orang nomor satu di Balaikota ini pada, Senin (08/07/2019) antara lain, Kepala BPK Perwakilan DKI Jakarta dan satu orang Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan DKI Jakarta.

Selain itu, Samono sebagai Kepala BPKP DKI Jakarta. Lalu Pujiono dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta, kemudian Maria Qibtya menjabat sebagai Kepala BP SDM DKI Jakarta, sedangkan, Taufan Bakri sebagai Kepala Badan Kesbangpol DKI dan Djuaini sebagai Kadis SDA DKI.

Sementara, posisi Kadishub ditempati Syafrin Liputo dan Heru Hermawanto sebagai Kadis Cipta Karya Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI, Isnindyarti sebagai Dirut RSUD Pasar Rebo, Bambang Suheri sebagai dirut RSUD Cengkareng, Yuandi Bayak Miko sebagai Wakil Kepala BPRD DKI, Syaefuloh Hidayat sebagai Wakadis Pendidikan DKI serta Munjirin sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Pada kesempatan hari yang berbahagia untuk belasan pejabat ini, Gubernur Anies Baswedan menerangkan, bahwa pelantikan tersebut adalah bagian dari proses sebuah organisasi.

“Mereka yang dilantik menjadi eselon dua adalah pejabat yang sudah memenuhi seluruh ketentuan aturan undang-undang aparatur sipil negara,” terang Anies.

Mantan Mendikbud ini juga wanti-wanti kepada pejabat eselon II yang naru dilantik ini dapat melaksanakan seluruh item dalam RPJMD di bidangnya dan berkewajiban untuk melaksanankan kegiatan serta memastikan secara lengkap proses pelaksanaan dengan baik dan tuntas.

Ditempat terpisah, Budi tokoh pemuda Jakarta Pusat mendesak Kepala Dinas Citata DKI Jakarta yang baru dilantik dapat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke wilayah Jakarta Pusat khususnya di wilayah Kecamatan Cempaka Putih.

“Pelanggaran bangunan di wilayah Cempaka Putih ini harus juga diketahui oleh Gubernur Anies,” tegasnya.

Pembangunan yang menyalahi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sambung Budi yaitu antara lain, terletak dibilangan Jalan Rawasari Barat IX dan pembangunan Jalan Cempaka Putih Tengah XXVII ini sudah disegel. Tapi di lokasi pembangunan jalan terus.

“Papan segel yang terpasang cuma jadi pajangan doang. Kita juga mempertanyakan kinerja petugas Citata Kecamatan Cempaka Putih yang lamban mendorong usulan pembongkaran (Rekomtek) ke Satpol PP,” tandasnya. (Is)

Facebook Comments
%d bloggers like this: