Cakrawala News
Portal Berita Online

Hapus Stigma Negatif, Kaum Difabel Solo Bagi Bagi Ratusan Masker Dan Nasi Kotak ke Masyarakat

0 83

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Memperingati hari Disabilitas Internasional,Komunitas kaum difabel di Solo,Jawa Tengah yang tergabung dalam,Self Help Group(SHG)Kamis (03/12/20)siang.membagikan ratusan nasi bungkus dan masker kepada warga masyarakat.Aksi ini dilakukan selain menunjukan bahwa mereka juga bisa berbagi,juga menghapus stigma kaum difabel tidak identik dengan peminta-minta.

 

 

Meski dengan keterbatasan yang dimiliki,serta Protokol kesehatan,Para Disabilitas di Solo yang tergabung dalam,Self Help Group(SHG) penuh semangat membagikan satu persatu,ratusan nasi kotak hasil iuran mereka kepada para pengemudi becak,maupun warga masyarakat lainya di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo yang mereka lalui.

 

Selain nasi kotak,mereka juga membagi bagikan masker hasil karya anggota komunitas SHG.

Aksi simpatik yang dilakukan komunitas Self Help Group(SHG)ini pun mendapat apresiasi positif dari Komunitas Preman Insyaf Solo(KOPI) pengemudi becak maupun warga pengguna jalan,yang dengan senang hati menerima pemberian kaum disabilitas Solo tersebut.

 

Aksi yang digelar kaum disabilitas Self Help Group(SHG) di solo ini sendiri digelar,selain untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional,yang jatuh pada hari ini,juga menghapus stigma negatif kaum difabel yang selama ini identik dengan kaum yang selalu dikasihani bahkan dianggap sebagai kaum peminta-minta.

 

” Aksi ini rutin dilakukan setiap tahun,Kami ingin menghapus stigma bahwa penyandang disabilitas tidak produktif dan selalu menerima bantuan,” ungkap Ketua SHG Solo Sugian Noor.Kamis (03/12/20). Pihaknya ingin membuktikan, dengan keterbatasan juga mampu berbagi”paparnya.

Sugian Noor juga mengatakan komunitas SHG sebelumnya juga melaunching kerjasama pemberdayaan difable berupa pelatihan jahit gratis dari DT.

“Kami mendapatkan pelatihan menjahit gratis dari darul Tauhid termasuk peralatan dan juga pemasaran produknya nanti juga akan dibantu sepenuhnya,” pungkasnya.

 

 

Bahkan Komunitas Preman Insyaf Solo(KOPI)yang simpatik dengan komunitas SHG Solo,dengan sukarela mengawal aksi puluhan difabel tersebut.

Dalam aksi ini total ada 200 nasi bungkus,hasil iuran anggota SHG Solo. Selain itu ada  200 masker hasil karya anggota komunitas SHG.

 

Dengan aksi ini,para difabel ingin menunjukan bukti bahwa mereka juga bisa memberi dan tidak ingin dikasihani,mereka juga ingin disejajarkan dengan manusia normal pada umumnya.

Kaum difabel berharap,ke depan tidak ada lagi diskriminasi yang dilakukan terhadap difabel dan mereka mendapat perlakuan sama seperti anggota masyarakat lainnya.(AgB).

 

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.