Cakrawala News
Portal Berita Online

H. Nurul Edy mewakili Sekda Kalteng Membuka Rakor TRGD Provinsi Kalteng

0 228

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Bertempat di salah satu Hotel di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) Senin (26/10/2020), Rapat Kordinasi (Rakor) dan Anggota Restorasi Gambut Daerah Provinsi Kalteng dibuka secara resmi oleh asisten administrasi dan perekonomian pembangunan Nurul Edy.

Badan Restorasi Gambut (BRG), sebagai badan yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016, memiliki tugas dan fungsi untuk mengkoordinasikan dan memfasilitasi restorasi gambut yang dilaksanakan pada 7 Provinsi meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalteng, Kalsel dan Papua dengan target restorasi seluas 2 Juta hektar, yang juga merupakan Lahan Gambut yang rawan terjadinya kerusakan dan kebakaran Lahan.

Asisten administrasi perekonomian dan pembangunan Setda prov H.Nurul Edy saat membuka kegiatan restorasi gambut, foto dok
ads bukopin

Sambutan tertulis Ketua TRGD Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri yang dibacakan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng H. Nurul Edy menyampaikan Pelaksanaan kegiatan Restorasi Gambut terdiri dari 3 kegiatan atau yang dikenal dengan 3R diantaranya rewreting, Pembasahan, Revegetasi, penanaman dan revitalisasi ekonomi produktif. Tahun 2020 yang merupakan tahun ke 5 pelaksanaan restorasi gambut.

Pengalaman bertahun-tahun sebelumnya kegiatan restorasi gambut khususnya di Provinsi Kalteng menjadi pembelajaran dan pemacu untuk menjadi lebih baik dalam pelaksanaan kegiatan restorasi gambut.

Lebih lanjut H. Nurul Edy menjelaskan untuk kegiatan rewreting, Pembasahan, mulai dari pemilihan lokasi, bentuk sekat kanal atau sumur bor harus menjadi perhatian, dan rencanakan dengan baik sosialisasi ke masyarakat dan pelaksanaan pembangunannya, sehingga konstruksi yang dibangun benar-benar bisa memberi manfaat dimasa mendatang.

Sementara itu, untuk kegiatan revegetasi, Rancangan teknis kegiatan yang disusun tahun sebelumnya menjadi pedoman dalam pelaksanaan revegetasi, Anggaran dan biaya serta spesifikasi teknis jenis tanaman, jumlah dan luas menyesuaikan dengan apa yang ada dalam Rancangan Teknis.***( SG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.