Cakrawala News
Portal Berita Online

H-3 Hari Raya Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Mengeluh Sepi

0 34

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pedagang hewan kurban di Kabupaten Madiun mengeluh sepi, sebab hewan kurban yang mereka sediakan banyak yang tidak laku lantaran sepi pembeli, padahal perayaan Hari Raya Idul Adha tinggal tiga hari lagi.

Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Madiun, melakukan pemeriksaan hewan kurban. Yakni pemeriksaan fisik, seperti mata, hidung, gigi dan telinga hewan kurban, di Desa Tanjungrejo, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Senin pagi 27 Juli 2020 .

Bagus Tri Yulianto, Dokter Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Madiun mengaku, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan hari ini, belum ada temuan hewan kurban yang sakit. Semua hewan ini dalam keadaan sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.

ads bukopin

“Kita akan terus melakukan pemeriksaan hewan selama tiga hari menjelang Hari Raya Kurban atau sampai tanggal 28 Juli,” kata Bagus.

Bagus menambahkan, penjualan hewan kurban tahun ini mengalami penurunan hingga 50 persen dibanding tahun lalu. Penurunan ini menurutnya dampak dari masa pandemi Covid-19 (virus Corona). Selain itu kata Bagus, juga karena banyak tempat – tempat pemotongan yang saat ini tidak melakukan pemotongan hewan kurban.

“Daya beli masyarakat menurun, karena dampak dari pandemi Covid-19. Dan beberapa tempat penyembelihan hewan juga tutup,” imbuhnya.

Bagus menyebut, populasi hewan kurban di Kabupaten Madiun saat ini mencapai sekitar 96 ribu ekor. Data tersebut diantaranya, Hewan sapi berjumlah 56 ribu ekor, dan Hewan Kambing ada 40 ribu ekor.

Sementara itu Sadi (54), pedagang Hewan warga Tanjungrejo ini mengaku mengalami kesulitan dalam penjualan hewan kurban miliknya. Hingga H-3 perayaan Hari Raya Idul Adha, dirinya hanya mampu menjual 5 ekor kambing saja. Padahal jika dibandingkan tahun lalu, ia mampu menjual hingga 30 ekor kambing dagangannya.

”Tahun 2019 kemarin itu bisa jual sampai 30 ekor kambing. Tahun ini saya beli 25 ekor, baru laku 5 ekor saja. Kalau dari harga saat ini masih standart, tapi sepi pembeli, mungkin karena ada Corona ini,” kata Sadi .

Melihat kondisi ini, Sadi mengaku pasrah. Pedagang hewan seperti dirinya hanya berharap pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir. Sehingga perputaran ekonomi masyarakat akan segera kembali seperti semula.

Saat ini, harga Kambing kurban besar di Kabupaten Madiun, dikisaran harga 3 Juta Rupiah perekor. Sedangkan harga Sapi kurban dikisaran harga 19 hingga 21 Juta Rupiah perekor.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.