Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

H-1 Lebaran, 208 Ribu Kendaraan Pemudik Melintasi Jalur Jabar Selatan

0 110

GARUT CAKRAWALA.CO ,-  H-1 jelang datangnya lebaran idul Fitri 1438 H yang akan jatuh pada Minggu 25 juni besok, sekitar 208.465 unit kendaraan tercatat telah melewati jalur mudik nasional di wilayah Limbangan-Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (24/6/2017).
“Data itu (208.465) hingga pukul 08.00 pagi tadi selama 24 jam,” ujar petugas pencacah arus Dinas Perhubungan, Kabupatem Garut Dani Nur Akbar, saat ditemui di posko angkutan lebaran, Sabtu (24/06/2017). 

Pencacatan seluruh kendaraan yang masuk wilayah Garut di lakukan selama 24 jam terakhir di dua lokasi yakni pintu masuk Kecamatan Limbangan yang merupakan rute nasional, serta Kecamatan Kadungora yang merupakan rute alternatif via wilayah Garut kota. “Kalau perlintasan Malangbong hanya gatur saja,” kata dia. 

Jika dibanding arus masuk pada hari biasa, peningkatan volume kendaraan yang pada saat menjelang lebaran mengalami kenaikan hingga 20 persen. “Rata-rata didominasi kendaraan dari Bandung, Jakarta dan sekitarnya,” kata dia.

Hingga pagi ini, antrian kendaraan yang masuk melalui kabupaten Garut terus bertambah, bahkan tiga jalur yang dibuka yakni jalur utama mudik nasional di wilayah Limbangan hingga Malangbong, kemudian dua jalur alternatif yakni jalur Kadungora dan Cijapati via Garut semuanya menunjukan antrian panjang kendaraan. 

Kapospol wilayah Tarogong Garut, Kompol Hermansyah menambahkan, untuk mengurai antrian panjang, petugas telah membagi antrian kendaraam mulai dari wilayah Nagreg Kabupaten Bandung.

“Situasi di sini kendaraan mulai padat. Ini limpahan dari Nagreg, karena kendaraan dari Nagreg yang masuk ke jalur Limbangan-Malangbong sangat banyak,” ujarnya. 

Jalur Kadungora-Leles-Tarogong ini, kata Herman, bisa digunakan para pemudik untuk melanjutkan perjalanan ke arah Kabupaten Tasik. 

“Lewat jalur ini bisa ke Tasik juga. Dari Tarogong, pemudik bisa terus ke arah utara ke wilayah Cilawu dan nantinya masuk ke Kabupaten Tasikmalaya melalui Salawu,” ungkapnya. 

Untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan, petugas sempat beberapa kali memberlakukan sistem satu arah atau one way di Jalan Raya Kadungora-Leles hingga wilayah Warung Peteuy.***JMB

Leave A Reply

Your email address will not be published.