Cakrawala News
Portal Berita Online

Gus Hanies Ajak Masyarakat Rembang Kembangkan Sikap Optimisme di Tengah Pandemi

0 1,047

REMBANG, CAKRAWALA.CO – Bakal Calon Wakil Bupati Rembang, H Mochamad Hanies Cholil Barro’ atau yang biasa disapa Gus Hanies mengajak kepada masyarakat Rembang untuk menumbuhkan sikap optimisme di tengah kesulitan multi sektor akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, sikap optimistis dapat menjadi energi positif dalam menghadapi kesulitan yang dihadapi.

“Di tengah kesulitan akibat pandemi, kita harus tetap optimis. Kita bisa mengambilnya sebagai hikmah,” ucap Gus Hanies saat acara Pembekalan dan Pemantapan Tim Pemenangan TPS Paslon Hafidz- Hanies di Ponpes Albarkah, Sulang, Rembang, Kamis (17/9/2020).

ads bukopin

Gus Hanies mencontohkan, dengan sikap optimisme, pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Rembang tumbuh dengan baik.

“Tercatat pada 2019 ekonomi tumbuh di atas 5 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun, sepanjang semester pertama tahun ini, terjadi pelambatan pertumbuhan akibat pandemi,” terangnya.

Selain itu, Gus Hanies juga mencatat tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan di Rembang mengalami penurunan.

“Tingkat pengangguran kini hanya 3,6 persen, sedangkan tingkat kemiskinan tinggal 14,95 persen. Harus kita akui, tingkat pengangguran dan kemiskinan ini berpotensi stagnan pengendaliannya akibat pandemi,” imbuhnya lagi.

Gus Hanies menambahkan, adanya pandemi covid-19 juga memberikan hikmah tentang betapa vitalnya sektor pertanian dan perkebunan serta pentingnya menumbuhkan lapangan kerja.

Disebutkannya, di Kecamatan Sulang, pertanian dan perkebunannya maju. Tebu, jagung, dan tembakau banyak dikembangkan.

“Banyak yang menyampaikan keluh kesah ke saya, di Sulang ini, susah cari tenaga kerja produktif. Saya pun jadi berpikir, tingkat pengangguran kok masih disebut tinggi, sedangkan cari tenaga kerja di sektor perkebunan nyatanya susah. Jangan-jangan, ini karena pola pikir kita yang salah,” pungkasnya. (Rom/Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.