Cakrawala News
Portal Berita Online

Gugus Tugas Tidore Diminta Lakukan Pelacakan Epidemiologi

0 470

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, diminta bergerak cepat melakukan pelacakan terhadap orang yang melakukan kontak erat terhadap pasien positif corona di daerah setempat.

Anjuran itu disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku Utara mengingat Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tidore meningkat signifikan 107 orang dalam beberapa hari terakhir, ditambah satu pejabat setempat meninggal dunia dikarenakan Covid-19.

Juru bicara Covid-19 Provinsi Maluku Utara,Alwia Assagaf dalam Konfrensi Pers, Senin (25/5/2020) menyatakan apa bila transmisi lokal terjadi di tidore maka harus ada penyelidikan epidemiologi secepatnya.

” Kapan dilakukan yah segera mungkin supaya bisa dapat menemukan para tracking dan trecking tersebut hasilnya di periksa Reaktif atau Non-Reaktif maka dilanjutkan dengan Sweb karena adanya kontak erat dengan positif,” ujarnya.

Bukan berarti Non-Reaktif lalu dinyatakan sehat. Alwia menyatakan, transmisi lokal di berbagai Kota/Kabupaten sudah terjadi contoh kasus transmisi lokal Klaster Ake Huda Ternate yang hingga kini sudah pada tahap generasi ke-3

” Ada 6 orang sudah terjangkit dari pasien positif pertama di Ake Huda, Sementara untuk kasus Almarhum Sekot tidore ia tidak memiliki riwayat perjalanan dan ini kemudian akan di gali oleh pihak dinas kesehatan setempat ,dari mana kira -kira transmisi lokal ini berasal,” tutur Alwia.

Ia mengaku, almarhum Sekot selama ini berperan aktif di Gugus Tugas,dirinya selalu mengadakan rapat-rapat teknis, terlibat dalam rujukan pasien dari tidore ke ternate sehingga harus di cari tahu dimana asal transmisi lokal terjangkitnya beliau.

” Kalau kita melihat jumlah kasus yang berkaitan satu sama lain memang sudah terjadi transmisi lokal tetapi harus dipastikan dari mana itu bersumber,” imbuhnya.

Sementara Juru Bicara Covid-19 Kota Tidore Kepulauan,Saiful Salim saat di konfirmasi melalui sambungan telepon terkait sejauh mana pihaknya melakukan penyelidikan epidemiologi tidak dapat merespon.

Gugus Tugas Provinsi Malut merilis pasien tekonfitmasi positif yang dikatakan sembuh hari ini atas nama Fauzi Abubakar (35) asal Indonesiana Kota Tidore Kepulauan.

Fauzi masuk Isolasi dengan status ODP, hasil Sweb 4 kali positif dan 2 kali negatif dan pada akhirnya dikatakan sembuh secara medis.

” Iya masuk RSUD 9 April 2020 kemudian ada interaksi dengan pasien 04 lalu di pindahkan ke Hotel Sahid dan Alhamdulilah sembuh hari ini dan dipulangkan ,”ungkap Alwia.

Selain Fauzi, satu pasien lainnya atas nama Mustami (50) asal Dufa-dufa Kota Ternate masuk dengan status ODP ,riwayat perjalanan Surabaya-Ternate masuk di Sahid 18 April 2020.***(IVN/ID)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
1

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: