Cakrawala News
Portal Berita Online

Gubernur Sulut Apresiasi Lomba STQH

Gubernur didampingi Jajaran Kemenag Sulut Membuka Lomba STQH (foto : cakrawala)

MANADO.SULUT.CAKRAWALA.CO,- Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) di Sulawesi Utara, Rabu (10/4/2019) malam, di asrama haji Manado. Ternyata mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

Olly Dondokambey, berharap ada kegiatan religi tingkat nasional di Sulut. Agar Sulut mendapat perhatian khusus.

“Saya sangat berharap semoga di Sulut ini dilaksanakan kegiatan relisi tingkat nasional, agar daerah ini mendapat perhatian khusus, ” harap Dondokambey

Dondokambey juga meminta agar dengan adanya pelaksanaan STQH ini, dapat lebih meningkatkan qori dan qoriah di tingkat nasional,”ujar Olly.

Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Sulawesi Utara Herson Mayulu, mengungkapkan banyaknya kendala yang dihadapi LPTQ Kabupaten dan Kota. Karena kurangnya anggaran pelaksanaan STQH dan MTQH di beberapa daerah.

“Keseriusan melaksanakan STQH justru terlihat di daerah non muslim, karena daerah tersebut lebih dulu menyelenggarakan,” jelasnya.

Meski lanjut Mayulu, ada daerah yang tidak menganggarkan kegiatan STQ dan MTQ pada APBD-nya, sementara DIPA pada Kantor Kementerian Agama tersebut tak mampu untuk membiayainya.

Karena itu, Mayulu berharap mohon bantuan Gubernur untuk membuat edaran kembali di 15 Kabupaten/Kota. Terkait dengan pelaksanaam STQH dan MTQ nanti.
Kakanwil Kemenag Sulut Abdul Rasyid, secara terpisah, menjelaskan pelaksanaan STQH ini adalah momen yang sangat berharga, agar dapat menciptakan qori dan qoriah yang baru. Dan membawa nama baik Provinsi Sulawesi Utara.

“Pelaksanaan STQH ini yang paling utama, meningkatan pemahaman dan pengetahuan nilai-nilai qurani, ajaran qurani bagi kita umat islam dalam dimensi kehidupan, ” papar Rasyid.

Rasyid berharap, MTQ tingkat nasional dilaksanakan di Sulawesi Utara. Pasalnya, menurut Rasyid Gubernur telah menugaskan ke dirinya agar melaksanakan kegiatan keagamaan tingkat Nasional di Sulawesi Utara.

Adapun lomba yang dilombakan, Cabang tilawah al-Qur’an terdiri dua golongan, anak-anak dan dewasa. Hifzhil Qur’an terbagi dalam kelompok golongan yakni juz satu, lima, sepuluh dan dua puluh serta tiga puluh, untuk tilawah hafizh dan hafizhah.

Sedangkan Tafsir Qur’an untuk bahasa arab dan musabaqah. Hadits golongan hafalan 100 hadits lengkap dengan sanadnya. Dan golongan hafalan hadits 500 hadits tanpa sanad.(***) dianra

%d bloggers like this: