Cakrawala News
Portal Berita Online

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

0 494

Palangka Raya, Cakrawala.co,-  Gubernur Kalteng Sugianto Sabran pimpin Apel Gelar Personil dan Materil dalam rangka Kesiapan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2022 di Wilayah Prov. Kalteng, bertempat di Lapangan Makorem 102/PJG, Palangka Raya, Rabu (10/8/2022).

Dalam sambutannya Gubernur mengatakan, Ancaman atau bahaya Karhutla setiap tahun di wilayah Prov. Kalteng merupakan situasi yang tidak dapat kita hindari, karena kita masih memiliki kawasan hutan dan lahan, termasuk gambut yang luas. Ancaman atau bahaya Karhutla ini akan meningkat ketika musim kemarau.

Berdasarkan perkiraan dari BMKG, bahwa puncak musim kemarau tahun 2022 yaitu pada bulan Agustus 2022, sehingga diperlukan kesiapsiagaan seluruh pihak untuk menghadapi bahaya Karhutla pada puncak musim kemarau.

“Saya telah menyampaikan surat kepada seluruh Bupati/Wali Kota tanggal 2 Agustus 2022 untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Puncak Musim Kemarau di Wilayah Prov. Kalteng Tahun 2022, dengan segera menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla,” ucap Gubernur.

Langkah ini diambil Gubernur, karena sampai dengan saat ini, yang sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla baru Kab. Sukamara, sedangkan Kab/Kota lainnya belum menetapkan status siaga darurat Karhutla.

Gubernur menjelaskan, peningkatan kesiapsiagaan penanganan Karhutla di wilayah Prov. Kalteng, melalui Penetapan Status Siaga Darurat menjadi sangat penting dalam rangka mensukseskan Agenda Internasional Kejuaraan Dunia Balap Sepeda UCI Mountain Bike (MTB) Eliminator World Cup 2022, yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2022 di Palangka Raya, dan dihadiri peserta dari 32 negara dan disiarkan langsung oleh 132 negara.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya minta kepada seluruh Bupati/Wali Kota didukung Forkopimda Kab/Kota untuk segera menetapkan status siaga darurat karhutla dan selanjutnya akan diikuti penetapan status siaga darurat karhutla provinsi, sehingga seluruh potensi sumber daya, personil, sarana prasarana, dan sumber daya lainnya dapat dikerahkan secara optimal untuk mencegah Karhutla,” bebernya.(red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.