Cakrawala News
Portal Berita Online

Gubernur Kalteng Minta Warga Dayak Terus Bangun Kalteng

0 191

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Damang dan Dewan Adat Dayak (DAD) se Kalteng, di Aula Jayang Tingang (AJT), kantor Pemprov Kalteng, Kota Palangkaraya, Rabu (12/8/2020).

Kegiatan dengan mengambil tema “Indonesia Maju, Dayak Berdaya dengan Kapakat dan Karakat stop Covid-19”.

Hadir Ketua DAD Kalteng H. Agustiar Sabran, Sekretaris MADN Yakobus Kumis, Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo, dan unsur Forkopimda Provinsi Kalteng serta para Ketua DAD Kabupaten/Kota, Bupati/Walikota, Ketua MUI Kalteng, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Agama serta Pemuda, bersama 107 Damang se-Kalteng.

ads bukopin

Dalam sambutanya, Ketua DAD Kalteng H.Agustiar Sabran, menegaskan dengan semangat Huma Betang dimana orang Dayak semuanya dapat maju membawa keberkahan untuk seluruh masyarakat terutama daerah Kalteng dalam turut serta membangun Kalteng.

“Dengan musyawarah mufakat dan silaturrahim untuk mencapai mufakat tersebut walaupun berbeda beda pandangan namun dengan semangat Huma Betang, orang dayak semuanya dapat maju dan membawa keberkahan untuk seluruhnya. Apapun agamanya apapun sukunya, dengan acara ini tentunya dapat mempererat kekeluargaan dan kebersamaan hingga sinergitas saling koordinasi dan musyawarah mufakat tentunya kita semua akan semakin Kuat dengan tekad dan bersatu membangun daerah dan mensejahtrakan masyarakat.”Papar Agustiar Sabran.

Menurutnya pada prinsipnya seluruh warga Dayak jangan mau diadu domba, dipecah belah untuk kepentingan pribadi.

” kita harus bersatu untuk meningkatkan kesejahtraan dan membangun daerah kita,” ucap Agustiar.

Agustiar yang juga anggota DPR-RI Dapil Kalteng ini, menyatakan mengenai ketahanan pangan, menjadi kebanggaan masyarakat Kalteng, dimana program pemerintah pusat terkait Food Estate berkah luar biasa untuk Kalteng.

“Selain itu juga untuk pendapatan daerah nantinya, dan tidak ada transmigrasi, ini harus didukung semua pihak termasuk masyarakat dayak, kita harus ikut andil membangun daerah dan berperan meningkatkan kesejahtraan masyarakat dayak khususnya.
Kita harus berperan, kita bangga Kalteng dipercaya oleh Pemerintah Pusat, khususnya Presiden RI merasa senang dengan adanya program ketahanan pangan nasional yang ada ditempat kita ini dan menjadi dampak positif bagi masyarakat Kalteng.”ungkapnya.

Ia menyebut khususnya masyarakat dayak wajib mendukung kehadiran food estate, agar masyarakat secara luas juga mendapatkan hal positif.

Sementara itu terkait mengenai situasi kamtibmas, Agustiar juga meminta kepada Kapolda Kalteng, untuk tidak henti hentinya terus memerangi narkoba sampai ke pelosok-pelosok karena akan merusak generasi bangsa terutama masyarakat dayak serta menolak berita hoax atau info hoax di tengah masyarakat terutana menjelang pelaksanaan Pilkada.
Mengenai Pergub Karhutla yang sudah dikeluarkan Gubernur, Agustiar sangat apresiasi karena dapat membantu dan tidak mengekang para petani atau peladang dalam antisipasi karhutla.

Sementara itu Yakobus Kumis, Sekjen MADN menyambut baik dan mengapresiasi Gubernur Kalteng dan DAD dalam memperjuangkan masyarakat Dayak serta menggelar kegiatan rakor Damang dan DAD se Kalteng sehingga banyak gagasan dan kebersamaan dalam meningkatkan kesejahtraan hingga membangun daerah.

“Apresiasi kepada Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran dan Ketua DAD Kalteng, yang terus berupaya untuk meningkatkan dan memperjuangkan masyarakat dayak dalam membangun daerah,”ungkap Yakobus.

Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran dalam acara tersebut tersebut langsung , membuka kegiatan rakor sekaligus memberikan arahan dan menyampaikan terimakasih kepada masyarakat dayak yang dari pelosok hadir, para damang hingga tokoh adat, tokoh agama dan tokoh dayak, termasuk dewan pakar pembina MADN dan DAD.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada semua tokoh adat, agama, pemuda dan organisasi, seluruh Kalteng termasuk dari pelosok yang hadir dalam rakor ini untuk menjadikan kebanggaan kita bersama, dalam membangun daerah Kalteng.”katanya.

Gubernur juga menyampaikan situasi saat ini memang sulit, ditengah virus corona merebak, makanya semua pihak harus melakukan upaya penanggulangan sekaligus antisipasi dan pencegahannya terhadap Covid 19 ini.

“Dari hasil rakor ini, diharapkan para damang, mantir adat, DAD dan Kepala Daerah, untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat dengan protokol kesehatan, mencegah dan meminimalisir potensi covid-19,” kata Sugianto Sabran.

Gubernur kembali menegaskan covid-19 tidak biaa dianggap main main, karena sudah banyak yang sudah menjadi korban akibat terpapar.

“Bersama melawan virus korona. Ambil hikmahnya dari covid-19 ini dengan menggunakan protokol kesehatan, mengurangi intensitas keluar rumah atau keluar malam. Menjaga kesehatan kita masing masing. Terus sosialisasi dan gencar serta mengedukasi kepada masyarakat mengenai virus korona agar dapat ditekan dan dikendalikan serta masyarakat dapat lebih sadar oleh masyarakat menggunakan protokol kesehatan. Kita semua bersatu, baik Pemerintah, instansi terkait, sampai RT/RW, Damang, Mantir, hingga masyarakat pelosok untuk terus mengedukasi masyarakat kita,” tegas Sugianto.

Ia juga menyebutkan, saat ini pemerintah semuanya selain fokus penanganan dan antisipasi covid-19 juga pemulihan perekonomian secara bertahap sehingga masyarakat dapat nyaman dan pendapatan daerah juga dapat baik.

“Disamping penanganan dan antisipasi covid, juga pemulihan perekonomian baik untuk daerah dan masyarakat. Ini terus kami upayakan untuk memulihkan ekonomi dan dapat tumbuh baik. Memang sotuasi saat ini semuanya turun dan berat, tapi kita terus upaya untuk membantu dan melayani masyarakat. Ini juga momen kita masyarakat dayak, untuk memerangi covid-19 dan bersatu membangun daerah serta kesejahtraan masyrakat semuanya,” sebut Sugianto.

Gubernur mengajak semua Damang, Mantir, DAD, dan masyarakat dayak, untuk bersama sama mendukung foof estate program pemerintah pusat di Kalteng.

“Food estate ini bukan cuma padi, tapi juga Ketahanan pangan, baik peternakan, padi, jagung dan lainya, sampai hilirisasi. Kita dorong masyarakat Kalteng dalam berkarya dan Kami sudah perjuangkan agar masyarakat Kalteng yang berperan di food Estate, dan pemerintah pusat juga mengapresiasi.
Selain itu juga, kami memperhatikan infrastruktur, Pendidikan anak anak masyarakat dayak juga kita perhatikan, dan kita harus jeli melihat peluang. Dan kita dorong peluang di food estate ini. Tenaga kerja sudah ada, bukan trasmigrasi, dan kita dorong masyarakat dayak untuk berkarya,” katanya.

Kapolda Kalteng Irjen Dedy Prasetyo, mendukung program pemerintah pusat membangun food estate dimana Kalteng dipercaya dalam menjadi bagian ketahanan pangan nasional.

Terkait Perda dan Pergub mengenai Karhutla, Kepolisian juga mendukung program pemerintah dalam melindungi peladang serta petani tradisional dalam membuka lahan dan mencari pola penanganan di lapangan.

“Bener kata pak Gubernur Kalteng, kita sama sama sosialisasi mengenai perda dan pergub terkait perlindungan peladang tradisoinal serta karhutla sehingga kita dapat mencegah terjadinya karhutla di Kalteng. Kepolisian sudah mendata ada 8000 lebih peladang tradisional diberbagai daerah bahkan lebih, nanti kita atur pola dilapangan dalam membuka lahan, dengan menggunakan pembatasan lokasi lahan, menyiapkan sumber air hingga menjaga ekosistem serta sistem tenggang waktu.
Selain itu juga Agar masyarakat aman, dan karhutla tidak ada maka Mengenai penegakan hukum adalah langkah terahir, untuk itu kita terus men sosialisasikan ini bersama damang, DAD, tokoh adat dan tokoh masyarakat serta aparat penegak hukum di lapangan agar semua hi.bsusn untuk bisa ditaaati,” kata Kapolda Kalteng yang sebelumnya adalah karo penmas Mabes Polri ( Tim/RT )

Leave A Reply

Your email address will not be published.