Cakrawala News
Portal Berita Online

Gubernur Kalteng Inginkan Sukamara Ranch Jadi Proyek Percontohan Nasional

0 80

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalteng Ivo Sugianto Sabran, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara, Selasa (23/02/2021).

Kedatangan orang nomor satu di Kalteng tersebut disambut oleh Bupati Sukamara, Windu Subagio dan Wakil Bupati H Ahmadi.

Gubernur, H Sugianto Sabran mengatakan, kunjungan kerjanya dalam rangka untuk meninjau infrastruktur dan pariwisata di Kabupaten Sukamara.

“Bahwa lahan yang digunakan Sukamara Ranch yang dulu lahan tidak produktif, saat ini menjadi lahan yang produktif. Kita terus dorong. Kita dorong dari segi pendanaan,” ujar Gubernur.

Gubernur di Bumi Tambun Bungai tersebut menginginkan peternakan sapi di Sukamara Ranch ini menjadi proyek percontohan nasional dan pada Bulan Maret mendatang, Gubernur dan Bupati Sukamara akan menemui Menteri Pertanian RI.

“Saya berharap agar peternakan sapi di Sukamara Ranch nantinya akan membantu menyuplai kebutuhan daging bagi daerah di luar Kalteng,” ucap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan bantuan dari pemerintah provinsi berupa buku bacaan umum dan PAUD.

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan sosial untuk anak Panti Asuhan Ar-Rahman berupa beras 10 kilogram untuk masing-masing anak selama tiga bulan. Selain itu bantuan berupa masker.


Ketua TP-PKK Kalteng By.Ivo Sugianto Sabran saat menyerahkan cindera mata kepada TP PKK Sukamara Siti Zulaiha, foto dok

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kalteng juga menyerahkan bantuan berupa masker, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil dan balita, bibit sayuran dan jeruk.

Bantuan dari TP-PKK ini diterima secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Siti Zulaiha.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Anggota DPR RI Dapil Kalteng, H Agustiar Sabran.***HT

Leave A Reply

Your email address will not be published.