Cakrawala News
Portal Berita Online

Hunian Berkonsep ”Green Building” Jadi Pilihan Masyarakat?

0 708

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Rusaknya lingkungan dan pemanasan global merupakan salah satu permasalahan yang menjadi fokus perhatian di Indonesia. Naiknya suhu, perubahan iklim yang ekstrim, serta perubahan ekologi sangat memberi pengaruh besar kepada dasar eksistensi manusia.

Banyaknya pihak yang berusaha menyelamatkan alam dengan mendukungnya perubahan gaya hidup kearah yang lebih sehat dan ramah lingkungan melalui green building. Saat ini banyak pengembang properti yang cukup aware terhadap isu lingkungan yang demikian. Itulah yang menjadikan pengembang properti berinovasi untuk menggunakan konsep green building sebagai konsep utama pada hunian mereka.

Hadir dikota Malang, hunian dengan konsep green building yang pastinya nyaman untuk keluarga. Direktur PT. Charisma Putra Pesona pemilik perumahan “CHARISMA LAND” yang berlokasi didesa Donomulyo, Malang, Jawa Timur.

Menyampaikan bahwa dalam upaya menanggulangi dampak kerusakan lingkungan dan pemanasan global karena perubahan iklim, sudah seharusnya bangunan perumahan harus efisien dalam penggunaan energi, air dan sumber daya alam yang ada dan mampu memperhitungkan penggunaannya pada bangunan yang dihitung sejak awal penyediaan material bangunan hingga sampai pada saat bagunan ditempati.

Desain hunian berkonsep green building

Tujuannya tidak lain ialah untuk merancang suatu solusi dalam membangun hunian yang hemat energi, berkelanjutan dan memberikan kenyamanan bagi pemilik hunian.

Konsep perumahan “CHARISMA LAND” yang paling sederhana untuk membuat hunian menjadi green building yakni dengan membuat taman yang indah nan sejuk dihalaman rumah dan disekitar lahan fasum perumahan sehingga “CHARISMA LAND” menjadi salah satu perumahan yang diminati oleh masyarakat sekitar sebab termasuk hunian yang ramah lingkungan.

Memperbanyak taman atau spot tersendiri yang memiliki konsep hijau nyatanya dapat menciptakan suasana rumah lebih sejuk dan sehat. Sasaran pembangunan kawasan permukimannya yakni pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0%, aspek tata guna lahan, mencipatakan dokumen perencanaan infrastruktur permukiman yang akan mendatang, penghematan energi, pengoptimalan dalam menyediakan layanan air minum, 100% akses sanitasi layak (air limbah domestik, sampah dan drainase lingkungan), dan proses kontruksinya menggunakan metode pelaksanaan serta penggunaan material yang tepat, efisien dan ramah lingkungan.

Penerapan hunian yang ramah lingkungan berkonsep green building dapat memberikan manfaat yang besar dan tentu menyumbang dampak yang cukup banyak dalam mengatasi kerusakan lingkungan atau pemanasan global, juga memberikan hasil yang nyata untuk pembangunan berkelanjutan sehingga dapat dirasakan dimasa depan atau masa yang akan datang. Pembangunan yang dilaksanakan mampu meminimalkan pencemaran lingkungan juga sangat memperhatikan lingkungan fisik dan sosialnya. Pentingnya hunian green building dengan konsep berkelanjutan, hal ini didasari oleh berbanding lurusnya peningkatan jumlah populasi manusia dari waktu ke waktu dan menurunnya sumber daya alam yang ada.

Penulis : Anggi Aprilian C. Putri, Mahasiswa Muhammadiyah Sidoarjo

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.